Lawan Virus Corona, Warga Mahkota Simprug Disinfeksi Swadaya Mandiri

    584
    TANGERANG (Bisnisjakarta)-
    Mengutus dua petugas, pengurus RT 002 RW 015 Kompleks Perumahan Mahkota Simprug – Ciledug, Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan pada semua rumah warga. Selain di rumah warga, disinfeksi secara swadaya mandiri ini juga menyasar fasum dan fasos yang berada di kompleks perumahan yang berlokasi di Kelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug – Tangerang, Kamis (26/3).

    Didukung dua alat, upaya yang dilakukan ini sebagai cara warga kompleks melawan virus corona secara swadaya mandiri. "Ini sudah yang kedua kalinya di RT 002, tapi RT lainnya di RW 015 baru bisa dilaksanakan sekarang,, dan akan terus dilakukan," kata Ketua RW 015 Martono.

    Menurut Martono, kegiatan secara swadaya mandiri ini dilakukan untuk memutus mata rantai mencegah dan menekan penyebaran virus corona atau Covid-19. Bersamaan dengan itu, kata Martono, pengurus RT dan RW mengimbau agar warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). "Inisiatif yang dilakukan secara swadaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Sekaligus bentuk dukungan dan membantu pemerintah memerangi virus corona," katanya.

    Disadari bahwa upaya yang dilakukan pemerintah untuk memutus penyerbaran virus corona tidak sepenuhnya berhasil jika tidak ada upaya dari warga untuk dengan kesadaran menjaga diri dan lingkungan.

    Martono mengaku aksi penyemprotan cairan disinfektan secara masif akan terus dilakukan, karena idealnya penyemprotan disinfektan efektif bisa mematikan virus minimal seminggu dua kali penyemprotan. "Untuk jalan-jalan kompleks akan dilakukan penyemprotan disinfektan setiap hari, sedangkan untuk rumah warga akan dilakukan seminggu dua kali," tambah Sekretaris RT 002 RW 015, Haryono Nugroho.

    Adapun sasaran penyemprotan, kata Haryono yang juga merangkap Bendahara RT ini,  adalah selain rumah warga juga ruang-ruang publik dan tempat berkumpulnya warga seperti Mushollah Al Kautsar, Posyandu, Pos Security, mobil warga dll. "Ini bukti bahwa warga tidak menganggap remeh dengan penyebaran virus ini. Mandiri karena Peduli,"  tegasnya. (son)