Di Kolaka Utara, TMMD Sukses Bangun Jalan, Bak Air Sampai Renovasi Masjid

    15
    KOLAKA UTARA (Bisnisjakarta)- 

    Puluhan tentara di Kabupaten Kolaka Utara menggelar renovasi masjid di Desa Lawaki Jaya, Kecamatan Tolala. Selain itu, Mereka juga membuat pelebaran jalan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Lasusua. Dua kegiatan ini merupakan rangkaian program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang kini memasuki masa kerja ke-107 tahun.

    Dandim 1412 Kolaka Utara, Letkol Amran Wahid mengatakan, kegiatan TTMD berhasil membersihkan 6,4 hektare lahan Land Clearing dan membuat penampungan bak air berukuran 4 X 3 X 2 meter lengkap dengan pemasangan pipa sepanjang 700 meter. "Ini adalah kerja dan aksi nyata Tentara bersama rakyat dalam program TMMD di Kolaka Utara. Alhamdulillah, tentara dan rakyat desa saling bahu membahu melakukan pembersihan dan pembangunan desa," ujar Amran yang dihubungi dari Jakarta, Rabu (15/4).

    Amran mengatakan, untuk renovasi masjid pihaknya membagi 3 kelompok kerja yang fokus pada sisi pembersihan, pembangun dan pngendalian alat berat. Namun, baik masjid maupun tempat wudhu keduanya lebih banyak dikerjakan manusia ketimbang alat berat. "Disini, kemanunggalan TNI dengan Rakyat lebih nampak di banding sasaran yang menggunakan alat berat. Kerja sama satgas TNI dengan masyarakat mampu menyelesaikan berbagai sasaran secara tepat waktu. Tenaga skill tukang kayu dan tukang batu menghasilkan pekerjaan yang maksimal," katanya.

    Untuk pelebaran jalan, kata Amran, Tentara berhasil membelah gunung sepanjang 400 meter. Dengan demikian, total jalan yang masuk catatan mencapai 1,5 kilometer. Adapun lebar jalan yang tercatat saat ini mencapai 17 meter. "Padahal lebar awalnya hanya 7 meter. Lagi-lagi ini adalah kolaborasi kerja tentara bersama rakyat desa. Menurut
    Rencana jalan ini nantinya akan digunakan sebagai jalur dua menuju ke Jalan Tol poros Provinsi Sulsel," katanya.

    Amran mengatakan, program TMMD juga sukses membuat jalan menjadi keras dengan menggunakan benda padat batu-batu. Pengerasan ini tercatat mampu selesai hingga 580 meter lengkap dengan Irigasi di badan jalan. "Diharapkan pekerjaan ini membantu masyarakat desa mempercepat jarak tempuh wilayab Kotis ke Pitulua yang mencapai 2 jam 50 menit. Apalagi, di sini sangat sulit mendapat jaringan telepon sehingga menghambat komunikasi," katanya.

    Asal tau saja, pembuatan badan jalan yang dilaksanakan Satgas TMMD bersama masyarakat ini dirintis dengan peta awal medan yang sangat sulit karena jauh dari pemukiman warga. Kondisi di sana jika hujan turun, maka keadaan tanah sangat licik sehingga sulit dilalui. Tak heran jika banyak kendaraan pembawa material sering tersendat nyaris celaka.

    Antisipasi Virus Corona

    Sementara itu, memasuki masa darurat Covid 19, TMMD juga mengikuti standar SOP kebijakan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid 19. Kata Amran, baik tentara maupun masyarakat diwajibkan menggunakan masker dan bekerja dengan jarak aman, yakni 1 meter. "Kami melakukan imbauan dan sosialisasi membantu perecepatan penanganan dan pencegahan penyabaran Covid-19 di Kabupaten Kolaka Utara. Kami tetap menerapkan physical distancing lengkap dengan penggunaan masker," katanya.

    Mengenai hal ini, Kepala Desa Kamisi, Abbas menyampaikan terimaksih atas kerjasama tentara dan rakyat yang mengerjakan berbagai pembangunan di Kolaka Utara. Dia berterimakasih karena saat ini warganya sudah bisa menikmati air dari penampungan. "Alhamdulillah ini sudah jadi. Kita tidak terlalu khawatir lagi kalau musim kemarau. Soalnya kalau kemarau itu susah air," tutupnya. (son)