JAKARTA (bisnisjakarta) – Jakarta International Container Terminal (PT JICT) adalah salah satu perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pandemi Covid 19. Selain menjalankan serangkaian protokol kesehatan di wilayah kerja yang wajib dipatuhi seluruh pekerja dan tamu, JICT juga terus berupaya meningkatkan kinerja pelayanan di seluruh bidang.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh JICT adalah mencari Inovasi berdampak efisiensi biaya dan waktu. Di bagian Operasional, Saat ini, JICT sedang secara rutin melakukan Uji Coba kegiatan Bongkar Muat bernama Dual Cycle Operation. Ini adalah sebuah kegiatan penggabungan pembongkaran sekaligus pemuatan petikemas dari dan keatas kapal serta pengangkutan kelapangan dengan satu rangkaian putaran truck yang sama.

Operasi Dual Cycling ini membuat kegiatan Crane Dermaga beroperasi dengan lebih efisien. Bukan hanya itu, uji coba ini juga mengurangi pemakaian bahan bakar truck yang mengangkat petikemas dari dermaga ke lapangan dan sebaliknya dan juga membuat ketahanan mesin menjadi lebih lama (Tidak cepat aus)

“Kami sedang mencoba untuk menganalisa dampak terhadap lingkungan. Bahan bakar yang lebih hemat dan penggunaan emisi yang terukur memungkinkan inovasi ini juga berdampak sangat baik agar JICT terus menjadi terminal yang ramah lingkungan,” ujar Gunta Prabawa, Direktur Utama PT JICT.

Uji Coba Operation Dual Cycling ini telah membawa angin segar. Pada 04 Juni kemarin, kapal Hongkong Bridge yang dilayani dengan metode ini, berhasil selesai 12 jam lebih cepat dari jadwal original plan. GCR 32,80 Gerakan per Jam (Mph) dan VOR 141.18 gerakan perjam ( mph). Ini menunjukkan semangat yang tetap terjaga dalam bekerja dan pencarian inovasi invovasi yang terus di tumbuhkan di JICT untuk dapat terus memenuhi kebutuhkan pelanggan di masa pandemi ini.

Pelayaran yang telah menggunakan layanan ini di JICT antara lain adalah CMA, SITC, Yanming dan Sinokor. Selain Operation Dual Cycling ini, kami juga sedang melakukan review terhadap serangkaian rencana Kelanjutan bisnis. Ini akan kami paparkan nanti. Tapi saat ini yang terpenting bagi kami adalah tetap menjaga perusahaan ini, agar insan yang bekerja di dalamnya, dan stakeholder yang berhubungan dengan kami, dapat tetap kuat dan selamat tanpa terpapar Virus Covid 19. Untuk itu, pada bulan Mei lalu JICT telah membentuk Gugus Tugas Covid 19 baru yang menguatkan Satgas Covid yang dibentuk pada bulan Maret, memperbaharui SOP dan Protokol yang semakin dikembangkan dan disesuaikan. (grd)