RUPST Bukopin Angkat Rivan Purwantono Menjadi Dirut

    20
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Bukopin Tbk memutuskan untuk mengangkat Rivan A Purwantono menjadi Direktur Utama Bank Bukopin Periode 2019-2024 menggantikan Eko Rachmansyah Gindo.

    Keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (18/6) menyebutkan Eko Rachmansyah Gindo yang pada RUPST kali ini memang berakhir masa jabatannya, telah mengumumkan untuk mundur dan tidak bersedia untuk dicalonkan kembali.

    Sebagai bentuk “gentle agreement”, Eko menyatakan bahwa Bukopin adalah pelabuhan terakhirnya pada institusi keuangan.

    Rivan sendiri bukan nama asing bagi Bank Bukopin. Sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan PT KAI, Rivan adalah sosok di balik kemudi bisnis konsumer Bank Bukopin.

    Selama hampir satu periode Rivan menjabat sebagai Direktur Konsumer Bank Bukopin, sebelum akhirnya dipinang oleh Kementerian BUMN.

    Penunjukan Rivan dinilai sangat tepat, mengingat “nature” bisnis Bank Bukopin yang selama ini memang fokus pada bisnis ritel (UMKM dan konsumer).

    Tidak hanya jajaran direksi yang ditempati oleh orang baru, ada Imam Subowo yang juga diangkat menjadi direktur perseroan. Selama ini Imam Subowo dikenal sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog sebelum akhirnya dipercaya menjadi Komisaris Utama Mitra Bumdes Nusantara.

    Dengan pengalaman sebagai direktur pengembangan, sosok Imam Subowo dinilai memiliki pengalaman yang sesuai untuk melanjutkan sepak terjang bisnis Bank Bukopin.

    Selain dua jajaran direksi diisi oleh nama baru, turut hadir nama Sapto Amal yang dipercaya menjadi komisaris di Bank Bukopin.

    Sebelumnya nama Sapto Amal telah malang melintang dikenal sebagai Komisaris Utama Pelindo dan Jasa Marga sebelum akhirnya menjadi Direktur Utama SAO Advisory sejak April 2020.

    Diketahui pula bahwa Sapto Amal juga pernah menjadi Wakil Ketua BPK RI pada periode 2014-2017.

    RUPST Tahun Buku 2019 membahas enam agenda dan dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Independen Mustafa Abubakar.

    Rapat diselenggarakan hari ini di Kantor Pusat Bank Bukopin dihadiri oleh pemegang saham dan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna menanggulangi penyebaran COVID-19.

    Agenda pertama, perseroan meminta persetujuan atas laporan tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 dan pengesahan laporan keuangan konsolidasi untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada dewan komisaris dan direksi perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah dilakukan dalam tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019.

    Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin Adhi Brahmantya mengatakan beberapa agenda lainnya yang disahkan pada RUPST perihal kinerja perseroan selama tahun 2019. Perseroan secara konsolidasi mencatat pertumbuhan aset dan laba bersih yang positif. “Aset perseroan secara konsolidasi mencapai Rp100,26 triliun, tumbuh menjadi 4,83 persen dibandingkan tahun 2018 dan laba bersih secara konsolidasi pun meningkat 14,1 persen menjadi Rp217 miliar,” ujar Adhi.

    Agenda kedua dan ketiga berturut-turut adalah, perihal penggunaan laba bersih perseroan yang dialokasikan untuk memperkuat permodalan. RUPST kali ini juga sepakat untuk tidak memberikan keuntungan perusahaan sebagai hadiah (tantiem) kepada dewan komisaris dan direksi.

    Pada agenda keempat dan kelima, RUPST memutuskan penunjukan kantor akuntan publik untuk pemeriksaan laporan keuangan perseroan tahun buku 2020 beserta penetapan honorariumnya.

    RUPST juga memutuskan tidak ada penyesuaian honorarium, gaji dan/atau tunjangan bagi dewan komisaris dan direksi perseroan.

    Agenda terakhir adalah penetapan perubahan susunan pengurus perseroan. (son)