Kemenhub Ambil Alih Pengelolaan Terminal Tidar – Magelang

    16
    MAGELANG (Bisnisjakarta)- Kementerian Perhubungan melakukan Serah Terima Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang dengan Pemerintah Kota Magelang. Dalam acara yang dihadiri oleh Walikota Magelang, Sigit Widyonindito ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan serah terima Terminal Tipe A Tidar ini kelak akan menghasilkan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat Magelang.

    Adapun kegiatan serah terima Terminal Tipe A dari Pemkot Magelang kepada Ditjen Hubdat mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Sesuai arahan dari Bapak Menteri Perhubungan bahwa apa yang ada di pusat seperti terminal atau jembatan timbang harus dinikmati sampai ke bawah hingga masyarakat. Harapan kami begitu diserahkan (Terminal Tipe A Tidar) akan langsung kami benahi,” ujar Dirjen Budi.

    Dirjen Budi menjelaskan, dalam tahun 2020 ada 15 terminal yang akan dilakukan modernisasi oleh Ditjen Hubdat. “15 Terminal tersebut akan kami  tingkatkan kualitasnya, baik menyangkut Sumber Daya Manusia (SDM), prasarana, dan konsep terminal yang mixed use. Artinya di dalam terminal tak hanya semata terminal saja namun ada kegiatan bisnis, sosial, dan bahkan kegiatan pendidikannya,” lanjutnya.

    Ke depannya dengan proses pengalihan Terminal Tipe A Tidar ini dapat dimanfaatkan untuk Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. “Tahun ini akan saya lakukan kajian dan mulai disiapkan tahun depan untuk pembangunannya. Saya juga akan berdiskusi dengan Badan Otorita Borobudur untuk dapat kerja sama terkait pembangunan (fasilitas keselamatan dan transportasi) di Borobudur,” jelas Dirjen Budi.

    Sementara itu Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menanggapi positif atas rencana  pembangunan yang disampaikan oleh Dirjen Budi. “Maknanya (pembangunan) ini adalah pertumbuhan untuk rakyat bukan untuk yang lainnya. Jadi pertumbuhannya nanti bagus, kesejahteraannya dinikmati oleh rakyat. Nanti UMKM boleh masuk, kemudian ada hotel, dan lainnya. Kalau produk UMKMnya bisa masuk nanti ekonomi rakyat terus berputar. Terminal pun mindset nya tidak seperti dulu. Saya senang kalau ada terminal yang bagus,” kata Sigit.

    Dalam kesempatan ini, Dirjen Budi didampingi oleh Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Risal Wasal, Direktur Angkutan Jalan, Ahmad Yani, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) X Wilayah Jateng-DIY, Prasetyo Kentjono. (son)