#CimahiBergerak, Cara Memuliakan Warga yang Beraktivitas di Luar Rumah

    24
    CIMAHI (Bisnisjakarta)-
    Sejak diumumkannya pasien pertama virus Covid-19 di Indonesia, disanalah bermula kepanikan melanda negeri ini. Virus yang menginfeksi tanpa harus mengenal latar belakang siapa korbannya, terus berkejaran dengan regulasi pemerintah dalam menghentikan penyebaran mata rantai penularan.

    Dari sana kepanikan di masyarakat muncul, ditandai dengan adanya prilaku panic buying, langka dan tingginya alat kesehatan pelindung diri yang pada akhirnya mempengaruhi ekonomi di tengah masyarakat.

    Jumlah korban yang terus meningkat dan terus bergerak tidak hanya di Jakarta menimbulkan dampak yang semakin luas menganai pada aspek sosial dan ekonomi di masyarakat.

    Data mengenai korban positif covid-19 terus meningkat, dan Jawa Barat sebagai daerah terbesar dari jumlah korban setelah DKI Jakarta menjadi keprihatinan yang harus segera diselesaikan bersama.

    Cimahi Bergerak adalah suatu gerakan yang saat ini berkonsentrasi dalam membantu pemerintah dalam meringankan beban yang ada di masyarakat terutama di Jawa Barat. Cimahi bergerak merupakan pergerakan yang awalnya dimulai oleh para alumni SMP 1 Cimahi Angkatan 2000.

    Bermula dari diumumkanya salah satu warga Cipageran yang positif Corona, masyarakat setempat kompak memberikan semangat moral dan materil kepada warganya dalam melawan penyakit yang datang kedaerah tersebut.

    Riswan Septiawan sebagai inisiator Gerakan Cimahi Bergerak mengatakan, pergerakan ini dimulai dari adanya keinginan untuk membantu warga agar kuat menghadapi pandemi Covid-19. “Disaat seperti ini kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, karena sampai saat ini tidak ada satu orang pun yang benar-benar mengetahui cara mengatasi pandemi ini,” kata Riswan.

    Kesadaran akan virus ini harus dilawan bersama, menjadikan masyarakat Cimahi saling bahu-membahu membantu warga di lingkungan sekitar (inner ring) dan kini gerakan Cimahi Bergerak mengusung semangat “Mari Bergerak” dalam memperluas cakupan bantuan yang akan diberikan dalam mengahapi pandemi ini.

    Cimahi ingin memberikan contoh kepada kota lain untuk bagaimana satu Kota bisa bergerak bersama mengadapi pandemi ini. “Berawal dari urunan babarengan, kita rubah namanya menjadi Cimahi Bergerak karena gerakan ini, sumbangan ini, kegiatan ini memang untuk Cimahi. Dari dana awal Rp 5 juta sekarang menjadi lebih dari Rp 70 juta donasi dalam bentuk dana dan banyak pula mendonasikan barang dalam bentuk makanan, minuman ataupun APD.” ujarnya.

    Beberapa program yang telah dilakukan meliputi pembagian bahan sembako (makanan dan minuman), alat pelindung diri (APD) dan menebar relawan dalam membatu dan meringankan beban pemerintah menangani Covid-19.

    Pembagian sembako ditujukan bagi para Petugas Kebersihan, Ojol, Taksi, Security, dll. Kemudian untuk APD, didonasikan berupa Hand Sanitizer, Hazmat Set, Masker N95, Safety Google, Hand Scrub, Masker, Kap Kepala, dan bersama pebisnis kuliner mendonasikan makanan kepada petugas medis di Rumah Sakit sektiar Cimahi. Hal tersebut telah distribusikan di berbagai Rumah Sakit seperti RS Cibabat, RS Dustira, RS Mitra Kasih.

    Senada dengan hal tersebut, Aldila Septiadi yang juga berperan sebagai penggerak Cimahi Bergerak mengatakan, gerakan ini tidak hanya dari dalam Kota Cimahi, tapi banyak relawan yang menetap di Kota lain yang memiliki kepedulian terhadap Kota Cimahi.

    Aldila yang sekarang bertempat tinggal di Singapore merasakan pandemi ini sejak Januari, dan sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda akan berakhir, jika Singapura saja yang menjadi benchmark Negara di dunia seperti ini, bagaimana Indonesia dan Cimahi. “Cimahi dan Indonesia adalah tempat lahir saya. Orang tua sayapun tinggal disana dan dengan membantu Cimahi secara tidak langsung kita ikut membantu Indonesia dan secara pribadi melindungi orang tua saya,” ujarnya

    Meskipun tidak tahu kapan pandemi ini berakhir, Aldila berkomitmen untuk terus bergerak untuk membantu Kota Cimahi agar terus Bergerak sampai bisa melewati pandemi ini. “Pada akhirnya kami juga mengundang semua teman-teman yang ada di Cimahi dan di luar Cimahi untuk berpartisipasi, sebagai masayarakat yang peduli Cimahi Bergerak juga siap membantu semua pihak yang terdampak covid-19,” paparnya. (son)