Ini Kabar Menyejukkan dari RSD Wisma Atlet Kemayoran

18
Wisma Atlet Kemayoran kini berfungsi sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan pasien COVID-19 ringan hingga sedang.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kabar menyejukkan diperoleh dari Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Hingga 3 September 2020, sebanyak 11.078 pasien dari tempat itu dilaporkan sembuh. Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis (3/9) mengatakan, jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020 lalu. “Rekapitulasi sejak 23 Maret 2020, pasien terdaftar sebanyak 13.158 pasien, pasien sembuh 11.078 orang,” kata dia.

Rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 juga mendata sebanyak 253 pasien dirujuk ke rumah sakit lainnya pasien, sedangkan untuk data yang meninggal dunia dicatat tetap sebanyak 3 orang, satu pasien keluar tanpa izin. Kemudian, Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sesuai data Kamis 3 September 2020, merawat sebanyak 1.620 pasien positif COVID-19. “Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.620 orang, 851 pria, dan 769 perempuan,” kata dia.

Rincian jumlah pasien yang dirawat dari 851 pria dan 769 perempuan tersebut, yakni sebanyak 1.620 orang berstatus positif COVID-19, angka ini bertambah sebanyak 11 orang dibanding laporan sebelumnya. Terdapat 8 orang yang diduga terjangkit atau suspek COVID-19, angka tersebut bertambah 5 orang dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada 2 September 2020. Sementara itu, RS Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang merawat sebanyak 274 pasien, 124 pasien berstatus positif COVID-19, pasien positif selama satu hari terakhir bertambah 92 orang.

Sebanyak 150 pasien lainnya diduga terjangkit atau suspek. Untuk suspek COVID-19 datanya berkurang jika dibanding laporan yang telah diterbitkan sebelumnya yakni penambahan sebanyak 9 pasien. Pasien yang terdaftar di rumah sakit itu sejak 12 April 2020 yakni sebanyak 2.124 orang, sebanyak 386 orang pasien sembuh, 1.458 pasien suspek yang selesai perawatan, tidak ada pasien dirujuk ke rumah sakit lain, begitu juga dengan pasien meninggal di RSD Pulau Galang. (grd)