Pasien Covid-19 yang ditangani di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran saat ini mencapai 57 persen.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Jumlah pasien rawat inap terkonfirmasi positif COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran mencapai 57,22 persen atau 3.430 orang dari total kapasitas RSD tersebut, yaitu 5.994 tempat tidur, pada Selasa (9/2). Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, ¬†jumlah pasien di Tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran itu terdiri dari 1.789 pria dan 1.641 wanita. “Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 5, 6 dan 7 (sebanyak) 3.430 orang, 1.789 pria, 1.641 wanita,” ujar Aris dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari antara news di Jakarta.

Berdasarkan data jumlah tempat tidur yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I pada 21 September 2020, diketahui Tower 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, Tower 5 memiliki 1.570 tempat tidur, Tower 6 memiliki 1.300 tempat tidur, dan Tower 7 memiliki 1.578 tempat tidur. Sejak beroperasi pada 23 Maret 2020 sampai 9 Februari 2021, RSD Wisma Atlet memiliki 58.795 pasien yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, 54.670 orang dinyatakan sembuh, dan 76 orang dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, 619 orang mendapat rujukan ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat. Kepala Penerangan Kogabwilhan I juga melaporkan bahwa terdapat penurunan jumlah pasien COVID-19 di RS Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang di Batam, Kepulauan Riau sebanyak 19 orang. Kolonel Aris mengatakan jumlah pasien COVID-19 di RSKI Pulau Galang menjadi 64 orang, dari sebelumnya 83 orang. “Pasien terkonfirmasi positif (RSKI Pulau Galang) 64 orang, 35 pria dan 29 wanita,” kata dia.

Sejak dioperasikan 12 April 2020, pasien yang terdaftar melakukan perawatan di RSKI Pulau Galang sebanyak 6.931 orang. Aris mengatakan 4.600 orang di antaranya membaik atau sembuh dari COVID-19, sedangkan 2.225 orang merupakan pasien suspek yang selesai perawatan, dan 42 orang dirujuk ke rumah sakit lain, serta tidak ada pasien yang meninggal dunia. *rah

Baca Juga :   Forbes Tangsel Tolak LGBT