JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencium banyaknya oknum petugas imigrasi yang meloloskan calon tenaga kerja berangkat ke luar negeri. Mereka pun mengancam, akan melaporkan hal itu ke Presiden Joko Widodo karena kerap menjual manusia demi keuntungan pribadi mereka.

Ketua BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, pihaknya sudah mencium aroma kejahatan yang dilakukan para penjahat berseragam. Dimana ia menyebut Tenaga Kerja Wanita (TKW) kerap dikirim melalui bandara Soekarno Hatta dan Bandara Juanda. “Saya sudah informasi dan datanya, dan di dua bandara itu yang kerap dijadikan untuk pengiriman tenaga kerja ilegal,” katanya, Sabtu (20/3).

Dengan upaya yang dilakukan oknum petugas itulah, yang membuat pengiriman TKW masih terus terjadi. Pasalnya, mereka pun memasang tarif agar bisa meloloskan tenaga kerja berangkat, satu orang dibanderol Rp2 juta. “Datanya sedang saya kumpulkan, dalam waktu dekat saya akan laporkan temuan ini ke bapak presiden. Karena ditengah moraturium, masih ada saja oknum yang bermain,” ujarnya.

Selain oknum petugas imigrasi yang terlibat dalam penjualan manusia ke luar negeri ini, kata Benny, masih banyak oknum yang juga ikut didalamnya. Mulai dari Polisi, TNI, oknum kementerian Tenaga Kerja, hingga oknum di kedutaan besar, yang membuat bisnis ini masih berjalan lancar. “Jadi semua terlibat untuk melegalkan bisnis ini, di titik akhir itu ada di oknum imigrasi yang memudahkan mereka berangkat dari bandara,” tuturnya.

Atas semua temuan itu, Benny mengaku akan terus berjuang untuk melindungi pekerja migran Indonesia yang selama ini kerap dijual. Pihaknya akan terus berhadapan dengan mafia besar dan ia yakin pihaknya akan mendapat dukungan dari negara untuk menyelamatkan anak bangsa. “Saya ketua BP2MI tidak akan peduli dengan yang membekingi mereka, sehingga saya minta mereka yang memiliki atribut kekuasaan segera stop perdagangan keberangkatan orang, karena mereka semua adalah anak bangsa,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kemenhub Klaim, PM 118 Regulasi ASK Terbaik

Benny menambahkan, pihaknya juga akan perang dengan semua ini demi menyelamatkan anak bangsa. Ia meminta semua yang terlibat dan bersekongkol dengan kejahatan untuk segera menghentikan aksinya. “Semua harus tunduk dengan merah putih, ini bisnis kotor untuk mendapatkan uang besar dan cepat yang selama ini dilakukan para oknum,” pungkasnya. *rah