PRODUK KURMA - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Drs. Anas Roesmana, bersama Dirut PT Kampung Kurma, Suwardi Tanoe, saat meninjau stan pameran produk pangan olahan berbahan baku buah korma, di Mall Botani Square, Kota Bogor.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menyatakan peran UMKM di sektor perpajakan perlu terus ditingkatkan mengingat jumlah Wajib Pajak (WP) dari UMKM masih kecil.  “Peran UMKM sangat penting namun sektor perpajakan UMKM  perlu terus ditingkatkan karena data perpajakan WP dari UMKM masih kecil,” katanya dalam webinar yang dikutip dari antaranews di Jakarta, Kamis (15/4).

Hanung menuturkan WP dari UMKM harus ditingkatkan karena sebenarnya sektor ini memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yakni mencapai 60 persen. Tak hanya itu, ia menyebutkan UMKM juga mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang sangat banyak yaitu mencapai 97 persen dari total 64 juta UMKM di Indonesia.  “UMKM penggiat ekonomi yang handal, tahan, mampu tumbuh dan beradaptasi dengan cepat,“ ujarnya.

Di sisi lain, ia mengatakan melalui kontribusi UMKM sebesar 60 persen terhadap PDB tersebut perannya dalam penerimaan PPh Final UMKM pada 2014 baru sekitar Rp2 triliun. Ia menjelaskan usaha berskala mikro di Indonesia yang mencapai 99,6 persen tidak mengerti mengenai laporan keuangan dan perpajakan sehingga menyebabkan kontribusinya terhadap penerimaan pajak masih rendah.

Ia menekankan pemerintah telah menyediakan berbagai aplikasi untuk mempermudah UMKM dalam membuat laporan keuangan yang menjadi dasar bagi pelaporan pajak namun pengetahuan mengenai digitalisasi masih terbatas. Oleh sebab itu, Kemenkop dan UKM sedang memperkuat peningkatan kapasitas UMKM melalui penguatan data base, perbaikan kualitas SDM, hingga pengembangan kawasan terpadu dan UMKM.

Pemerintah juga memberikan pelatihan mengenai e-commerce maupun digitalisasi dalam rangka memperluas pasar UMKM maupun meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan pajak.  “Kami harapkan kesadaran pelaku pajak dengan berjalannya waktu akan semakin meningkat. Pajak sangat penting sebab dijadikan dasar,“ tegasnya. *rah

Baca Juga :   Belum Lama Dimusnahkan, Petugas Kembali Sita Ribuan Miras Ilegal