Depok Sebar Ratusan Petugas Periksa Hewan Kurban

DEPOK – Jelang Iduladha 1 September mendatang, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok akan melakukan pemeriksaan hewan kurban ke lapak-lapak pedagang. Untuk kegiatan tersebut, 101 petugas dari lintas instansi akan bekerja melakukan pemeriksaan hingga H+3 Iduladha.
“Dari DKPPP akan turun 35 petugas, sedangkan mahasiswa dan dosen pendamping dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB ada sebanyak 87 orang, serta petugas dari Kesmavet Kementan sebanyak 14 orang,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Depok, Dede Zuraida, di ruang kerjanya, Kamis (10/08).
Dikatakannya, pada H-1 Iduladha akan dilakukan pemeriksaan lapak oleh petugas dinas, dilanjut hari-H pemeriksaan antemortem oleh petugas dinas. Sedangkan dosen pendamping dan mahasiswa FKH IPB akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada H+1. Rencananya hingga H+3 petugas dinas masih terus melakukan pemeriksaan.
“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti hewan kurban harus memenuhi persyaratan syariat Islam. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka harus dikembalikan atau disarankan tidak dijual untuk keperluan hewan kurban,” jelas Dede.
Selain itu, lanjutnya, hewan kurban yang tidak sehat disarankan untuk diobati atau diisolasi, karena penyakit tersebut bisa menular kepada hewan lainnya, bahkan ke manusia. Petugas juga akan melakukan pemeriksaan lalu lintas ternak seperti kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal, agar hewan yang baru didatangkan tersebut kondisinya benar-benar sehat.
“Petugas juga wajib memeriksa tempat-tempat pemotongan hewan darurat seperti halaman masjid, halaman sekolah, pinggir jalan, lapangan dan tempat terbuka lainnya,” pungkasnya.(jif)