Pembangunan Tol di Depok, Cemari Setu Di Sekitar Proyek

Camat Sukmajaya Taufan Abdul Fatah didampingi Lurah Cisalak Wiyana, bersama sejumlah tokoh masyarakat meninjau lokasi Setu Pengarengan.

DEPOK – Pembangunan proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), berdampak pada pencemaran Situ Pengarengan Jalan Juanda. Untuk menangani persoalan sampah proyek tersebut, Pemkot Depok melalui pihak kecamatan bakal melakukan pengerukan situ yang mulai dangkal akibat proyek jalan tol..

“Kami mendengar aspirasi warga terkait dampak apa saja yang masih dirasakan karena pembangunan Tol Cijago. Banyak hal yang dibicarakan, di antaranya seputar pencemaran situ dan sampah,” kata Camat Sukmajaya, Taufan Abdul Fatah, Senin (14/08).

Taufan juga mengklaim bakal secepatnya melakukan koordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Namun, untuk mengatasi persoalan sampah tersebut, akses masuk ke situ akan dibuat dari Jalan Juanda. Sebab, jika truk sampah masuk ke perumahan warga, akan menambah permasalahan tersendiri.

Taufan menambahkan, Situ Pengarengan yang tepat berada di bawah lintasan tol, juga dikhawatirkan sampahnya masuk ke gorong-gorong. Karena itu, Taufan menyarankan untuk dibuat semacam jaring di antara pilar jalan, sehingga akan memudahkan petugas kebersihan untuk mengambil sampah tersebut.

Sementara itu, Lurah Cisalak Wiyana mengakui, karena proyek tol masih berjalan, semuanya belum tertata dengan baik. Namun demikian, terkait permasalahan sampah ia sepakat perlu dilakukan kajian secara mendalam agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari.

“Mudah-mudahan ada pertemuan teknis dengan pihak terkait, secepatnya akan dilakukan kajian agar tim perencana datanya lebih detail dan kerjanya lebih efisien,” tandasnya.(jif)