JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mengharapkan efisiensi anggaran pesta olahraga multicabang negara-negara Asia itu dari Rp8,7 triliun menjadi Rp4,5 triliun tetap menjadikan hasil yang positif dalam gelaran tersebut. “Memang dengan efisiensi tersebut mengakibatkan adanya pemotongan sekitar 30-40 persen di hampir semua lini, namun jangan sampai hal tersebut menjadikan sesuatu yang kontraproduktif, harus dipikirkan bagaimana hasilnya tetap positif,” kata Ketua Inasgoc Erick Thohir, Jakarta, Selasa.

Jika dibandingkan gelaran serupa pada tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan, lanjut Erick, dana yang dibutuhkan Indonesia idealnya lebih besar dari yang dikeluarkan oleh Negeri Ginseng tersebut sekitar 30-40 persen, karena Indonesia menggelarnya di dua kota yakni Jakarta dan Palembang.

Akibatnya, ada pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh penyelenggara seperti tiket Jakarta-Palembang atau sebaliknya untuk pimpinan kontingen negara-negara peserta. “Ini yang harus kita cari terobosan, namun bagaimana caranya kita belum tahu, jikapun ada kekurangan dana kami tetap akan presentasikan pada pemerintah. Yang pasti, kami tetap harus lakukan pekerjaan setiap hari dengan baik,” ujarnya.

Dengan efisiensi tersebut, mau tidak mau dana acara hitung mundur (countdown) Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada Jumat (18/8) di Jakarta dan Palembang juga harus dilakukan pemotongan. Akan tetapi, tambah Erick, dana yang dibutuhkan untuk acara hitung mundur itu bisa diefisiensikan lagi hingga setengahnya menjadi Rp15 miliar karena penyelenggara bebas dari biaya pengisi acara berkat kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan beberapa sponsor.

Pihak penyelenggara mengundang artis internasional dan nasional dalam acara hitung mundur tersebut dengan komposisi 20 persen berbanding 80 persen. Artis internasional yang akan menjadi pengisi acara hitung mundur tersebut antara lain dua personel grup vokal Korea Selatan SNSD Taeyeon dan Hyoyeon, serta grup hip hop dan elektronik asal Amerika Serikat Far East Movement. Sedangkan penampil lokal antara lain Raisa, Tulus dan Ikke Nurjanah.

Acara hitung mundur Asian Games 2018 ini, akan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Jakarta dan Palembang. Di Jakarta akan terpusat di Monumen Nasional (Monas), sedangkan di Palembang akan dipusatkan di Benteng Kuto Besak yang berada di tepi Sungai Musi. Sementara itu, Asian Games sendiri akan berlangsung pada 18 Agustus-2 September 2018 mendatang di Jakarta dan Palembang. (grd/ant)