BERBINCANG - Senior Vice President of Asia Pacific Sales F5, Adam Judd (2 dari kiri) berbincang dengan Senior Director Marketing Asia Pacific F5 Networks, Kunaciilan Nallappan (kanan), Associate Vice President (Financial Insights) IDC Asia Pacific, Michael Araneta (kiri) dan Country Manager F5 Indonesia Fetra Syahbana (2 dari kanan).

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – F5 Networks  meraih posisi teratas dalam Gartner Magic Quadrant for Web Application Firewalls (WAF) di kuadran LEADERS yang diluncurkan pada 7 Agustus 2017. “Application Security Manager selalu menjadi salah satu produk F5 paling populer. Banyak customer mengandalkan teknologi ini untuk melindungi aplikasi mereka dari berbagai jenis ancaman dan untuk membentengi diri dari kerentanan,” ujar EVP dan Chief Marketing Officer, F5 Ben Gibson dalam keterangan tertulisnya di Jakarta hari ini.

Belum lama ini, F5 melakukan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan para customer di cloud dengan menghadirkan teknologi keamanan terpercaya yang sama namun dengan cara baru. “Kami yakin penobatan F5 di Magic Quadrant ini mencerminkan kepercayaan para customer terhadap solusi-solusi F5 WAF karena merekamelindungi aplikasi mereka on-premise dan di cloud,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Vice President of Asia Pacific Sales F5, Adam Judd mengaku perkembangan cloud belakangan ini tumbuh sangat tinggi, pada diskusi panel F5 Agility 2017 di Jakarta hari ini. Selain Adam Judd, dalam diskusi yang mengambil tema The Future of Apps ini juga menghadirkan Senior Director Marketing Asia Pacific F5 Networks, Kunaciilan Nallappan, Associate Vice President (Financial Insights) IDC Asia Pacific, Michael Araneta dan Country Manager F5 Indonesia Fetra Syahbana.

Aplikasi menurut Adam Judd telah menjadi kebutuhan di era transformasi digital. Aplikasi menawarkan banyak peluang bagi perusahaan. Namun aplikasi yang tak dikelola dengan proteksi yang baik, bisa merugikan pengguna dan mengancam kelangsungan bisnis perusahaan. “Di sinilah kami menawarkan Application Security Manager yang bisa menjadi proteksi bagi aplikasi perusahaan,” tandas Adam Judd. (grd)