Bursa Efek Australia atau lebih dikenal dengan nama Australian Securities Exchange adalah bursa efek utama di Australia. ASX diawali sebagai bursa swasta yang didirikan pada awal tahun 1861.

Sydney, 18/8 (Bisnis Jakarta) – Pasar saham Australia melemah tajam pada awal perdagangan Jumat, menyusul penurunan di pasar-pasar utama global.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 50,10 poin atau 0,87 persen pada 5.729,10 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 47,70 poin atau 0,82 persen pada 5.779,50 poin.

“Investor-investor lokal khawatir dengan penjualan yang kami lihat di pasar Eropa, yang dilanjutkan dan ditambahkan ke dalam perdagangan di AS,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, Jumat.

“Tampaknya serangan teror Barcelona memiliki efek pada sentimen Eropa.” Menambah kesengsaraan pasar Australia adalah bahwa reli harga logam dasar kemarin yang membantu mengangkat sektor pertambangan, sekarang telah berbalik dari tingkat tertinggi baru-baru ini.

“Intinya kami melihat memburuknya sentimen di seluruh papan dan itu berarti tekanan menjual ke pasar kami,” kata McCarthy.

Commonwealth Bank turun 1,09 persen, Westpac Bank merosot 1,76 persen, ANZ anjlok 1,91 persen dan National Australia Bank jatuh 1,53 persen.

BHP merosot 1,62 persen, Rio Tinto merosot 1,37 persen, Fortescue Metals turun 0,18 persen dan Newcrest Mining turun 0,60 persen.

Woodside Petroleum turun 0,56 persen, Santos turun 0,76 persen dan Oil Search melemah 0,78 persen.

Wesfarmers merosot 0,41 persen dan Woolworths turun 0,59 persen.

Telstra datar pada 0,00 persen, Qantas tergelincir 1,61 persen, sementara CSL melonjak 1,41 persen. (Antara/Xinhua)