Wall Street (Jalan Wall) adalah sebuah nama jalan di pinggiran kota Manhattan di New York yang membujur mulai dari timur yaitu dari Broadway menuruni lembah ke arah South Street di East River, melewati pusat historis dari distrik keuangan Amerika yaitu Manhattan. Wall Street adalah gedung permanen pertama dari New York Stock Exchange, dan sepanjang waktu Wall Street menjadi nama dari gegografi sekitarnya.

New York, 18/8 (Bisnis Jakarta) – Bursa saham Wall Street berakhir jatuh pada Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Dow Jones Industrial Average membukukan penurunan satu hari terbesar dalam tiga bulan, karena investor terutama fokus pada laporan laba raksasa ritel Wal-Mart.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 274,14 poin atau 1,24 persen menjadi ditutup pada 21.750,73 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup turun 38,10 poin atau 1,54 persen menjadi 2.430,01 poin, dan indeks Komposit Nasdaq berkurang 123,19 poin atau 1,94 persen menjadi berakhir di 6.221,91 poin.

Saham Wal-Mart merosot hampir dua persen pada Rabu, setelah perusahaan tersebut membukukan hasil keuangan mengecewakan di kuartal kedua.

Para peritel mengakhiri musim pelaporan laba mereka dan menunjukkan hasil yang beragam. Namun beberapa analis mengatakan sentimen negatif tersebut menjalar ke seluruh sektor ritel.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 12 Agustus, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 232.000, turun 12.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 244.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (17/8).

Sementara itu, untuk angka rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 240.500, turun 500 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 241.000.

Federal Reserve AS melaporkan produksi industri naik 0,2 persen pada Juli menyusul kenaikan 0,4 persen pada Juni.

“Penurunan produksi kendaraan bermotor dan suku cadang menekan manufaktur secara keseluruhan pada Juli,” kata Sophia Kearney-Lederman, analis ekonomi FTN Financial.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu (16/8) bahwa dia membubarkan Dewan Manufaktur serta Forum Strategi dan Kebijakan, karena para pemimpin bisnis mengundurkan diri dari dewan tersebut atas ucapannya tentang kekerasan Charlottesville.

Para investor memperhatikan berita tersebut, yang telah membebani pasar.

Pedagang-pedagang juga terus mengawasi peristiwa di luar negeri, karena 13 orang tewas, 80 lainnya luka-luka dan dirawat di rumah sakit dengan 15 di antaranya dalam kondisi serius dalam serangan teror di Barcelona pada Kamis (17/8) siang. (Antara/Xinhua)