Rupiah Senin Pagi Menguat Ke Rp13.328

Jakarta, 21/8 (Bisnis Jakarta) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi, bergerak menguat sebesar 34 poin menjadi Rp13.328 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.362 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan bahwa nota keuangan RAPBN 2018 yang mengindikasikan optimisme pemerintah terhadap kondisi makro ekonomi Indonesia menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan mata uang domestik.

“Pemerintah yang optimistis memicu pelaku pasar uang mengakumulasi aset-aset berdenominasi rupiah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kondisi politik di Amerika Serikat yang kurang kondusif juga turut membuat aset-aset dolar AS menjadi kurang menarik untuk diakumulasi.

“Situasi itu membuat sebagian investor berekspektasi kenaikan suku bunga The Fed belum akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.

Ekonom Samuel Aset Manajamenen Lana Soelistianingsih menambahkan bahwa mundurnya beberapa petinggi AS membuat pelaku pasar global bereaksi negatif terhadap pasar Amerika Serikat.

“Investor meragukan kemampuan Presiden AS Donald Trump dalam mengelola timnya serta pengelolaan anggaran untuk mendorong ekonominya,” katanya. (Antara)