Aksi Bullying Siswa SMA di Ciputat Gegerkan Medsos

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Aksi perundungan/bullying kembali terjadi di tanah air.  Kali ini di kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejumlah siswi dari SMA Nusantara plus,  Ciputat dibully sejumlah kakak kelasnya dan dipaksa untuk minum campuran nutisari, roti kacang hjiau, nabati cokelat dan keju. “Menurut kakak kelas, kami ini enggak kompak. Jadinya dipaksa untuk minum campuran nutisari, roti kacang hjiau, nabati cokelat dan keju,” ungkap korban bullying Resita Novia.

Awalnya, murid perempuan kelas 12 merasa tidak senang dengan tatapan adik kelasnya hingga mereka membawa ke Situ Gintung untuk menjalani hukuman. Di sana, murid kelas 11 disuruh berlutut lalu dimarahi oleh kakak kelasnya. “Kami diajak ke belakang tempat sepi. Saya juga dikata – katain pakai bahasa binatang,” imbuhnya.

Sementara itu korban lainnya, Pride Khairunissa, mengatakan awalnya video tersebut diunggah oleh para pelaku. Namun, dirinya memberanikan diri untuk mengungah kembali untuk menjelaskan bahwa video tersebut merupakan suatu kekerasan yang dilakukan oleh para seniornya. “Saya berani mengunggah kembali video tersebut agar peristiwa tersebut tak lagi terjadi,” tandasnya.  Saat ini video bullying tersebut sudah beredar luas dan menjadi perbincangan/ viral di media sosial. (nov)