KUALA LUMPUR  (Bisnis Jakarta) – Karateka putri Indonesia Srunita Sari Sukatendel menyumbang medali emas pertama bagi cabang karate karena selalu ingat pesan pelatih di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Sari memastikan emas setelah dalam final nomor kumite -50kg perorangan putri mengalahkan atlet Thailand Paweena Rakshachart dengan skor telak 6-0.

“Saya tentunya sangat senang bisa merebut medali emas ini,” kata Srunita Sari seusai upacara pengalungan medali di KLCC, Selasa. Keberhasilannya merebut emas itu tidak lepas dari pelatihnya.

“Saya ingat pesan pelatih agar waspada dan tidak seperti dulu bertanding, itu yang selalu saya ingat,” tambah atlet yang mengatakan medali emas itu merupakan yang pertama dia dapat selama dua kali mengikuti SEA Games.

Ketika ditanya apakah dirinya tidak tampil beban di Malaysia ini, Sari mengatakan tidak. “Saya biasa saja, tidak beban,” ucapnya. Sementara itu di nomor kata perorangan putra dan putri, Indonesia mendapatkan perak.

Medali perak itu didapat dari atlet Sisilia Agustiani Ora setelah kalah 0-5 dari atlet tuan rumah Malaysia Celine Lee Xin. Sedangkan perak lainnya diperoleh Ahmad Zigi Zaresta yang kalah tipis 2-3 dari atlet Malaysia juga Lim Chee Wei.

“Saya tidak puas dengan hasil perak ini, karena kami merasa lebih baik,” kata Sisilia yang dibenarkan rekannya Achmad Ziqi.

“Tapi bagaimanapun hasil ini kami syukuri,” tambahnya.

Pada hari pertama cabang karate, Indonesia mengumpulkan satu emas, dua perak dan dua perunggu. (grd/ant)