Ekspektasi Reformasi Pajak Dorong Wall Street Berakhir Naik

NEW YORK (Bisnis Jakarta) – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), didorong ekspektasi baru reformasi pajak di Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 196,14 poin atau 0,90 persen menjadi ditutup pada 21.899,89 poin.

Sementara itu, indeks S&P 500 berakhir naik 24,14 poin atau 0,99 persen menjadi 2.452,51 poin, dan indeks Komposit Nasdaq bertambah 84,35 poin atau 1,36 persen menjadi ditutup di 6.297,48 poin. Dilaporkan pada Selasa (22/8) bahwa pemerintahan Trump dan anggota dewan utama telah menemukan kesamaan tentang bagaimana pendekatan reformasi pajak. Para analis mengatakan pasar sebagian besar didorong oleh berita bahwa Gedung Putih dan Republik membuat kemajuan tentang legislasi pajak.

Sementara itu, para investor juga menunggu pertemuan yang dipantau ketat antara para pejabat bank sentral utama akhir pekan ini. Pejabat-pejabat Federal Reserve AS diharapkan bergabung dengan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi dan gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Jumat (24/8) di Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole di negara bagian Wyoming, AS.

Topik tahun ini adalah Fostering a Dynamic Global Economy dan para investor berharap mendapatkan petunjuk terkait kebijakan moneter global. Ekspektasi kebijakan moneter ketat di AS telah diperlemah baru-baru ini oleh data inflasi yang lembut. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember hanya 41 persen, menurut alat FedWatch CME Group. (grd/ant)