10.080 Kendaraan Ditindak Selama Bulan Tertib Trotoar

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Selama tiga pekan pelaksanaan Bulan Tertib Trotoar (BTT), tercatat sudah ada sebanyak 10.080 kendaraan yang ditindak. Penindakan dilakukan mulai dari cabut pentil hingga sanksi tilang.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, hingga kini, pelanggaran di atas trotoar didominasi kendaraan roda dua. Namun tak sedikit juga kendaraan roda empat yang melanggar.

“Sampai 23 Agustus ini sudah ada 10.080 kendaraan yang ditindak. Baik oleh petugas Dishub maupun kepolisian,” ujarnya, kamis (24/8).

Sigit merinci, dari 10.080 kendaraan yang ditindak, 566 unit di antaranya diderek, 938 kendaraan ditilang Dishub, dan 1.022 kendaraan ditilang polisi. Sisanya, 4.820 kendaraan roda dua dan 2.063 kendaraan roda empat dicabut pentil.

“Selain itu juga ada sebanyak 671 kendaraan diangkut oleh Dishub,” sambungnya.

Menurut Sigit, kegiatan BTT ini masih akan terus berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih tertib dalam menggunakan trotoar.

Sementara itu, Komisi B DPRD DKI Jakarta menilai kegiatan Bulan Tertib Trotoar cukup efektif membangun mental masyarakat menjadi patuh terhadap fungsi trotoar.”Memang yang harus dibangun adalah mentalnya,” ujar Sereida Tambunan, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.

Ia menilai, membangun mental warga agar tertib trotoar tidak cukup dengan memasang rambu larangan. Namun mengintensifkan penindakan terhadap pelanggar trotoar. “Saya yakin operasi bulan tertib trotoar justru lebih efektif membangun mental warga agar disiplin,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta lainnya, Syarifuddin. Menurutnya, bulan tertib trotoar yang digelar Satpol PP bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya telah cukup efektif mengembalikan fungsi trotoar.  “Karena itu kami mendukung agar dilaksanakan terus sampai waktu yang tidak ditentukan,” tandasnya. (son)