Jakarta, 31/8 (Bisnis Jakarta) – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Kamis ditutup melemah tipis sebesar 8,44 poin menyusul investor asing yang kembali melanjutkan aksi lepas saham.

IHSG BEI ditutup turun 8,44 poin atau 0,14 persen menjadi 5.864,05 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 2,35 poin (0,24 persen) menjadi 977,33 poin.

“Pelaku pasar asing yang yang cenderung masih melakukan aksi lepas saham menahan pergerakan IHSG untuk bergerak di area positif,” kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia pada (Kamis, 31/8), investor asing mencatatkan jual bersih atau “foreign net sell” sebesar Rp234,27 miliar.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa faktor libur panjang juga turut mempengaruhi psikologis investor, di tengah situasi itu investor cenderung melakukan aksi jual. Apalagi kondisi eksternal juga cenderung kurang kondusif.

Kendati demikian, menurut dia, secara teknikal pelamahan IHSG relatif terbatas, adanya aksi beli menjelang penutupan diharapkan menjadi sinyal perbaikan bagi pergerkan IHSG ke depannya.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 323.209 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,592 miliar lembar saham senilai Rp6,645 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 198 saham menurun, dan 114 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 139,70 poin (0,72 persen) ke 19.646,24, indeks Hang Seng melemah 124,31 poin (0,44 persen) ke 27.970,30, dan Straits Times menguat 12,00 poin (0,37 persen) ke posisi 3.277,26. (Antara)