Ir. H. Joko Widodo

Sukabumi, Jabar, 1/9 (Bisnis Jakarta) – Presiden Joko Widodo mengakhiri kunjungan kerja di Kota Sukabumi, Jawa Barat, dengan berangkat menumpang Kereta Luar Biasa RI1 dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Bogor.

Menurut laporan Antara di Sukabumi pada Jumat, KLB RI1 berangkat sekitar pukul 13.50 WIB.

Warga Sukabumi mengiringi kepulangan Presiden Jokowi dengan melambaikan tangan dari peron di beberapa stasiun yang dilewati, antara lain Stasiun Cisaat dan Karang Tengah, serta Cibadak.

Sebelum kembali ke Istana Bogor, Presiden Jokowi telah menemui sejumlah santri dan bersilaturahim dengan pimpinan pondok pesantren Al Masthuriyah di Cibolang Kaler, Sukabumi Pimpinan Ponpes Al Masthuriyah K.H. Drs Abdul Aziz Masthuro serta sejumlah staf menyambut kedatangan Presiden dan melakukan diskusi di kediaman Masthuro.

Jokowi juga menemui sejumlah santri saat meninjau masjid yang ada di kawasan Ponpes Modern Al Masthuriyah itu.

Pondok pesantren itu dibangun pada 1920 oleh pendirinya, K.H. Masthuriyah, dengan total santri saat ini 3.000 orang.

Usai bersilaturahim ke Ponpes Al Masthuriyah, Jokowi menunaikan shalat Jumat di Masjid Raudhatul Irfan.

Warga pun kembali mengerumuni kendaraan Presiden karena hendak berfoto atau menjabat tangan orang nomor 1 di Indonesia itu.

Dalam kunjungan kerjanya ke Sukabumi, Presiden telah membagikan 1.211 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 18 Program Keluarga Harapan di SMAN 1 Sukabumi, menyerahkan 5.500 sertifikat hak atas tanah bagi sejumlah masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi di Sekolah Pembentukan Perwira.

Sementara itu, dalam sambutannya sebelum shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka, Jokowi menjelaskan pemerintah akan membangun sejumlah infrastruktur transportasi, di antaranya jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi, revitalisasi jalur kereta api Sukabumi-Cianjur-Bandung, pembangunan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, dan rencana bandara perintis. (Antara)