DEPOK (Bisnis Jakarta) – Terkait beredarnya kabar, di dunia maya yang menyebutkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok menelantarkan pasien, Wakil Kota Depok Pradi Supriatna mengakusudah mengecek informasi tersebut, dan menegaskan semua pelayananan yang diberikan RSUD Depok sudah maksimal, sehingga menepis kabar tersebut.

 “Kemarin viral beredar kabar di media sosial, RSUD Kota Depok menelantarkan seorang pasien. Selain itu, keluarga dimintai biaya tinggi untuk pengobatannya. Isu ini kemudian terdengar sampai ke DPR RI dan mereka menanyakan hal tersebut,” ungkap Pradi di Balai Kota, Senin (4/9).

Pemerintah Kota Depok sudah berjanji tak akan membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Komitmen itu, katanya, juga berlaku baik kepada masyarakat biasa, maupun juga kepada tokoh warga. “Kalau kita prinsip tidak satu atau dua orang. Kepada siapa pun, tugas pokok dan fungsi kita melayani dan berkhidmat sepenuh hati. Mau dia berada atau tidak, terkenal atau biasa,” sambungnya.

Pradi menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap segala informasi yang menyudutkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok. Ia berharap, hal ini menjadi perhatian kepada para ASN untuk lebih memaksimalkan kinerja mereka di lapangan. “Segala informasi yang mendiskreditkan kinerja ASN kami, sudah pasti saya tidak akan tinggal diam. Akan saya telusuri kejadian sebenarnya seperti apa. Semoga kejadian ini menjadi perhatian kita semua. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. (jif)