BINTAN (Bisnis Jakarta) – Xpress Air kembali melebarkan sayapnya dengan rute baru. Dengan menghubungkan Kota Tanjungpinang di Kepulauan Riau dengan Kota Padang di Sumatera Barat, akan memenuhi kebutuhan perjalanan antar pulau bagi masyarakat ke kedua kota tersebut.Rute kedua ini dipilih karena memiliki banyak kesamaan, sebagai kota yang sarat dengan budaya melayu dan masyarakatnya memiliki kedekatan. Banyak orang Minang yang tinggal di Tanjungpinang, begitu juga sebaliknya. Dengan demikian rute ini potensial untuk perjalanan bisnis, dinas maupun wisata.

Acara Penerbangan Perdana rute baru Tanjungpinang – Padang yang digelar tanggal 5 September 2017 di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang. Turut hadir Ali Hisyam selaku perwakilan Pemerintah Kota Tanjungpinang & Ketua Paguyuban Minang Maimbau Prov Kepri, Syaiful serta para undangan lainnya. Kemudian acara dilanjutkan di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Turut menghadiri acara, Suparlan selaku GM AP II Bandara Internasional Minangkabau dan Nasir Achmad Achmad selaku perwakilan Dinas Pariwisata Sumatera Barat. Dalam kesempatan ini juga, Ali Hisyam ikut dalam terbang perdana dan memberikan beberapa kata sambutan kepada para tamu undangan yang hadir.

Selain rute baru, Xpress Air juga menambahkan frekuensi terbangnya dari Tanjungpinang ke Matak dari hanya 2 x seminggu menjadi setiap hari 1 kali penerbangan. Penerbangan yang dibuka pada tanggal 18 Agustus 2017 akan memenuhi kebutuhan masyarakat Kepulauan Anambas untuk bepergian.

Diharapkan dengan bertambahnya jumlah penerbangan menuju Kepulauan Anambas dapat membuka peluang ekonomi dan menarik investasi serta menggerakkan dunia pariwisata Kepulauan Anambas yang kini tengah berkembang pesat dan sedang dilirik wisatawan baik dalam maupun mancanegara.

Penumpang cukup membayar tiket sebesar Rp 999.000,00 per orangnya, penerbangan dari Tanjunginang – Matak: 14:05 – 15:00 , Matak – Tanjungpinang : 15:20 – 16:15 setiap harinya. Fanny Andri, business development manager Xpress Air menjelaskan bahwa kedua rute penerbangan tersebut menggunakan pesawat Donier 328-10 turbo propeller. “ Dengan dibukanya rute Tanjungpinang – Padang dan penambahan jumlah penerbangan Matak – Tanjungpinang oleh Xpress Air diharapkan, kami dapat memenuhi kebutuhan transportasi udara bagi pelanggan kami, sehingga pembangunan ekonomi di wilayah tersebut semakin meningkat. Ke depan kami akan terus membuka rute-rute baru yang potensial diseluruh wilayah di Nusantara, “ ujar Fanny Andri. (son)