CIKOLEĀ (Bisnis Jakarta) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memberi jaminan pertandingan panjat tebing di Asian Games 2018 akan berlangsung adil meski menggunakan wasit dan juri asal Indonesia. Hal itu tercermin dalam gelaran uji coba (test event) panjat tebing Asian Games 6-10 September 2017 di Cikole, Bandung Barat, Jawa Barat, tidak menyertakan wasit dan juri dari luar Indonesia.

“Kemungkinan memang seperti test even ini, wasit dan juri di Asian Games akan dari lokal, tapi kami jamin dalam pelaksanaannya akan berlangsung fair,” kata Manajer Kompetisi panjat tebing Asian Games 2018 Pontas Sitanggang di Cikole, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu.

Wasit dan juri dalam negeri yang akan bertugas di Asian Games 2018 sudah memiliki sertifikasi internasional. Selain itu, pimpinan lomba atau presiden juri dan technical delegate akan ditunjuk khusus dari luar Indonesia yang mewakili Federasi Olahraga Panjat Internasional (IFSC) sehingga bisa mengontrol jalannya lomba dan memutuskan penghentian lomba jika ada indikasi kecurangan.

“Kami berani menjamin dalam Asian Games 2018 berlangsung fair karena posisi vital yaitu pimpinan lomba dan technical delegate tetap ditunjuk dari luar negeri yakni mewakili federasi sport climbing internasional. Paling tidak kami akan minta tiga orang perwakilan internasional,” katanya.

Pantauan di lokasi test even, perangkat pertandingan utama yaitu juri dan wasit sebagian besar dari dalam negeri, beserta tiga pengawas dari IFSC regional Asia termasuk Presiden IFSC Asia Anthony Seah dan Wakil Presiden IFSC Asia Francis Lo Shu-chung.

Selain uji coba Asian Games 2018 di Cikole, IFSC Asia menekankan setidaknya ada satu turnamen semi kompetisi didi Palembang untuk menguji kesiapan panitia di lokasi aslinya. “Sejauh ini tim panitia sudah siap, namun akan lebih baik dilaksanakan juga di Palembang untuk mengetahui kondisi di lokasi aslinya karena ajang yang akan diselenggarakan adalah yang besar yakni Asian Games,” kata Presiden IFSC Asia Anthony Seah.

Test even panjat tebing Asian Games 2018 digelar bersamaan Seri Kejuaraan Nasional yang pertama untuk tahun 2017. Seri Kejuaraan Nasional 2017 yang pertama itu memperebutkan hadiah senilai total Rp250 juta. (grd/ant)