CETAK GOL - Pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri seusai mencetak gol ke gawang Filipina pada laga kedua kualifikasi grup B Piala AFF U18 di Yangon Myanmar.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Pertandingan ketiga di kualifikasi grup B Piala AFF U-18 yang berlangsung di Myanmar Senen (11/9) akan menjadi penentu dua tim yang lolos ke babak semifinal. Saat ini ada tiga tim yang bersaing sengit untuk memperebutkan dua tiket tersebut, yakni Indonesia, Vietnam dan tuan rumah Myanmar. Indonesia dan Myanmar sedikit diuntungkan dalam duel kali ini. Keuntungan yang diraih tim asuhan Indra Sjafri lantaran waktu istirahat yang lebih panjang, yakni selama empat hari sebelum bertemu Vietnam. Sementara tuan rumah diuntungkan karena akan menghadapi tim lemah Filipina yang telah kebobolan 17 gol dari tiga laga yang telah dilakoninya.

SESI LATIHAN – Pelatih Timnas U19, Indra Sjafri saat memimpin sesi latihan.

Jika dilihat dari urutan klasemen saat ini, Vietnam dan Indonesia berbagi tempat di posisi pertama dan kedua dengan sama-sama mengemas 6 poin. Sedangkan tuan rumah menempati posisi ketiga. Semua tim telah menyelesaikan dua pertandingan. Untuk pertandingan nanti ada tiga skenario yang bisa dijalankan Rahmat Irianto dan kawan-kawan jika ingin lolos ke babak semi final.

Skenario Pertama

Tim Garuda Nusantara akan meraih tiket secara otomatis jika mampu mengalahkan Vietnam pada lagan anti. Berapapun skornya, Indonesia dipastikan lolos dengan bekal sembilan poin. Sedangkan pendamping Indonesia dari grup B nanti akan ditentukan di pertandingan terakhir tuan rumah yang bertemu Vietnam di partai terakhir. Menilik lawan Indonesia di pertandingan terakhir nanti, yakni Brunei, tampaknya tak akan sulit bagi Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan untuk mengemas poin penuh. Jika skenario ini terjadi, dipastikan Indonesia akan menggenggam tiket semi final sebagai juara grup. Sementara runner up akan diperebutkan oleh Myanmar dan Vietnam.

Skenario Kedua

Jika pertandingan ketiga nanti, Indonesia dan Vietnam berlangsung imbang dan Myanmar meraih kemenangan, tim Merah Putih masih tetap diuntungkan. Meski dari sisi peringkat klasemen tak berubah, namun skuat Indonesia diuntungkan dari lawan yang akan dihadapi di pertandingan terakhir, yakni Brunei. Di atas kertas, Brunei tak akan sulit dikalahkan tim asuhan Indra Sjafri. Soal peringkat akhir, masih tergantung hasil tuan rumah yang akan saling bunuh dengan Vietnam.

Skenario Ketiga

Seperti prediksi di atas, tuan rumah Myanmar tak akan kesulitan meraih kemenangan atas Filipina di pertandingan ketiganya nanti. Sementara jika pada laga Indonesia lawan Vietnam diakhiri oleh kemenangan untuk Vietnam, praktis perebutan dua tiket di grup ini akan berlangsung hingga pertandingan terakhir. Hanya saja, di laga terakhir nanti lawan Indonesia yakni Brunei di atas kertas bisa dikalahkan, sedangkan Myanmar akan bertemu Vietnam. Untuk meraih posisi aman, Indonesia dituntut menang besar atas Brunei, pasalnya Vietnam dan Myanmar meraih kemenangan 8-1 dan 7-0 dari tim ini. Namun, Indonesia akan tetap lolos dengan skor berapapun jika di pertandingan terakhir Vietnam berhasil meraih kemenangan atas tuan rumah atau kedua tim bermain imbang. Sebaliknya, jika di laga Myanmar yang menang, maka ketiga tim akan memiliki poin sama yakni sembilan. Di sinilah selisih gol akan berperan.

Namun, jika yang terjadi ada dua tim atau lebih yang memiliki poin maupun selisih gol sama maka penentuan lolos akan ditentukan dari jumlah kartu kuning maupun kartu merah yang dihasilkan tim. Tentu tim yang memiliki kartu paling sedikitlah yang nantinya akan diuntungkan. (Gde Rahadi)