BINCANG-BINCANG- Presdir Emerio Indonesia, Michael Tanong (2 dari kiri) berbincang-bincang saat diperkenalkannya Emerio Regla IFRS 9 di Jakarta Kamis (14/9).

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Telah menjadi kesepakatan dunia bahwa pada 2018 standar pelaporan keuangan dan akuntasi perbankan dan lembaga jasa keuangan akan menggunakan standar IFRS 9. Di Indonesia, IFRS 9 akan mulai diberlakukan pada 2020.

Emeria, penyedia solusi Teknologi Informasi terpercaya dan terdepan. memberikan dukungan kepada industri keuangan Indonesia untuk mengimplementasikan lFRS 9 dengan menghadirkan Emerio Regla lFRS9. “IFRS 9 atau di Indonesia dikenal sebagai PSAK 71 merupakan standar baru yang akan menggantikan standar yang berlaku saat ini (IAS 39 atau PSAK 55), yang akan berlaku efektif 2018 hampir di seluruh dunia dan pada 2020 di Indonesia. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi IFRS 9 adalah ketersediaan data dan kualitas data, kemampuan bank untuk melalukan prediksi dengan menggunakan risk management technic dan pentingnya tools statistic untuk mendukung perhitungan tersebut,” jelas Presdir Emerio Indonesia, Michael Tanong dalam keterangan tertulisnya di Jakarta Kamis (14/9).

Perekonomian Indonesia semakin terkoneksi dengan perekonomian dunia. Sebab, Indonesia merupakan negara yang menjadi bagian dari komunitas bisnis global, dimana hubungan antar negara secara intermasional kian saling terintegrasi. Karena hal yang demikian pula, Indonesia harus menggunakan bahasa bisnis yang sama dengan best practice global.

Dalam aspek standar akuntansi dan keuangan, Indonesia harus menggunakan standar akuntansi dan keuangan yang berlaku dan diterima di seluruh dunia. Ituiah kenapa, Indonesia dalam beberapa tahun belakangan semakin gencar mempromosikan penggunaan standar akuntansi keuangan yang telah berkonvergensi dengan IFRSdi entitas publik di Indonesia.

Salah satu perubahan vang paling signifikan di IFRS 9 adalah perubahan paradigma dari backward looking menjadi forward looking. Konsep ini berawal dari salah satu studi terhadap krisis keuangan pada 2008 lalu dimana konsep pencadangan di IAS 39 saat ini dianggap terlalu sedikit dan terlalu lambat dicadangkan.

Adanya perubahan terhadap pelaporan keuangan dan akuntansi menuntut perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk siap dan melakukan perubahan. Emerio Regla lFRS 9 hadir guna mendukung industri keuangan agar dapat selaras atau comply dengan ketentuan IFRS terbaru.

Regla merupakan platform solusi untuk mendukung induttri keuangan dalam hal transformasi menyeluruh untuk menghasilkan keputusan-keputusan strategic business. Regla menyediakan end to end solution dengan adaptasi terhadap teknologi terbaru dan tersedia dalam bertagal flavor technology database, operating system, dan infrastructure termasuk cloud.

“Regla menjawab kebutuhan klien Emerio yang 90 persen merupakan perbankan dan institusi keuangan, terkait kebutuhan perhitungan, pelaporan kepada pihak regulator, baik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bank Indonesia (BI) serta kebutuhan internal bank atau pelaporan ke grup usaha, yang menuntut pelaporan tersebut comply terhadap IFRS standar tertentu,” tegas Michael Tanong.

Michael Tanong mengungkapkan, bank dan institusi keuangan yang menjadi klien Emerio pengguna Regla dapat melakukan analisa menyeluruh terhadap aspek-aspek keuangan yang diharuskan oleh standar regulator dan IFRS. Ini meliputi persiapan dan pengolahan data, perhitungan yang lengkap, cepat dan akurat, serta comply dengan regulasi dan merepresentasikan informasi yang dihasilkan dalam bentuk pelaporan yang diinginkan Pengguna Regla dapat merasakan peningkatan efektivitas dan efisiensi yang signiifikan dikarenakan proses otomasi untuk mengganti proses manual yang selama ini menjadi tantangan untuk masing-masing bank dan insitusi keuangan lainnya.

Selain itu, keunggulan yang membedakan Regla IFRS 9 adalah sistem yang end-to-end bagi klien perbankan dalam kebutuhan pelaporan IFRS. Regla IFRS 9 terintegrasi dengan modul-modul Regla yang lain, yang merupakan suatu kesatuan solusi lengkap untuk kebutuhan regulatory dan compliance. Regla IFRS 9 mencakup mulai dari validasi data input, proses yang comply dengan standar IFRS. (grd)