Membolos di Warnet Puluhan Pelajar Terjaring Razia

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Warung internet atau warnet masih menjadi idola para pelajar untuk menghabiskan waktu membolos saat jam sekolah. Pengawasan terhadap warnet ini dinilai perlu diketatkan lagi agar tidak disalahgunakan oleh siswa sekolah. “Ya kami berhasil menjaring puluhan siswa saat jam sekolah berada diwarnet. Alasannya telat datang kesekolah. Ada juga yang bilang gurunya rapat. Ini kan ngak masuk akal, harusnya sekolah lebih ketat mengawasi siswanya,” ungkap Kasi Operasional Pol PP Kota Tangsel Taufik Wahidin.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, puluhan pelajar yang terjaring razia didapati dari lokasi warnet yang berbeda-beda. Seperti Klicknet dan Tutlenet di Kampung Utan, Ciputat Timur serta Warnet Permata dibilangan Sawah Baru, Ciputat.

Taufik menambahkan, usai dilakukan penggeledahan terhadap tas milik pelajar, selanjutnya nama-nama dan asal sekolah masing-masing pelajar didata. Tak sampai disitu, para pelajar itu pun selanjutnya harus menjalani sanksi push up sebanyak 20 kali. “Mereka yang terjaring razia, harus menandatangani perjanjian supaya tidak bolos lagi saat jam pelajaran sekolah berlangsung,” tandasnya.

Menurut Taufik, razia yang dilakukannya kali ini, lantaran seringnya masukan dari masyarakat yang melihat banyak anak berseragam sekolah nongkrong di warung dan main game di warnet pada saat jam pelajaran sekolah berlangsung. Adanya laporan tersebut, pihaknya pun langsung merespon dan berlanjut dilakukannya razia. “Kali ini cuma untuk efek jera saja. Kemungkinan bulan depan pemilik dan kendaraannya kita bawa ke kantor Pol PP. Biar orang tua atau gurunya yang mengambil,” pungkasnya. (nov)