TUNJUKKAN KUALITAS - Egy Maulana Vikri yang menjadi kapten pada pertandingan perebutan tempat ketiga di ajang Piala AFF U18 menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol dan membawa Timnas Indonesia menang 7-1 atas tuan rumah Myanmar.

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Usai takluk lewat drama adu penalti dari timnas Thailand di semi final, timnas U-19 mampu bangkit menunjukkan kualitasnya di partai perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18. Tuan rumah Myanmar dibungkam dengan skor 1-7 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Thuwanna Yangon, Myanmar, Minggu.

Tiga gol berhasil dilesakkan tim asuhan Indra Sjafri saat babak pertama usai. Muhammad Rafli Mursalim mengawali gol Indonesia memanfaatkan assist dari Egy Maulana Vikri pada menit 13 Witan Sulaeman pada menit ke-27, dan Egy Maulana Vikri menit 34.

Tim Garuda muda Indonesia, seperti dari situs resmi PSSI di Jakarta, menambah empat gol pada babak kedua yang masing-masing dipersembahkan Muhammad Rafli Mursalim, Hanis Saghara Putra, dan Egy Maulana Vikri.

Tim tuan rumah tampil bermain lebih agresif dengan sejumlah pelanggaran terhadap para pemain timnas Merah-Putih pada babak kedua setelah tertinggal 0-3 pada babak pertama.

Setidaknya para penyerang Myanmar dua kali gagal menggetarkan gawang kiper Indonesia Muhamad Aqil Savik pada menit ke-47 dan pada menit ke-49 Aung Wunna Soe melanggar Egy secara keras.

Pada menit ke-60 Rafli menambah gol keempat Indonesia sekaligus gol keduanya pada pertandingan perebutan tempat ketiga itu. Pemain bernomor punggung sembilan itu mendapatkan umpan dari Egy dan meloloskan bola meski sempat dihadang kiper Myanmar Htet Wai Yan Soe.

Pemain-pemain Myanmar tampak makin menggebu untuk membalas ketinggalan 0-4 pada babak kedua yang diwujudkan dengan pelanggaran kepada Rafli maupun kepada Witan Sulaeman pada menit ke-64.

Hanis yang menggantikan Rafli pada babak kedua, langsung menyumbang gol dan memberikan tambahan kedudukan 5-0 untuk tim Merah-Putih pada menit ke-73. Meskipun hujan turun di Stadion Thuwanna pada 15 menit jelang berakhirnya babak kedua, kubu Indonesia masih sempat menambahkan satu gol lewat sepakan kaki kiri Egy.

Gol keenam itu untuk timnas U19 itu sekaligus menjadi koleksi gol kedelapan Egy lewat umpan satu-dua dari Muhammad Iqbal pada menit ke-86. Myanmar akhirnya menciptakan satu-satunya gol dari tendangan luar kotak penalti Myat Kaung Khant pada tambahan waktu babak kedua.

Namun, gol tuan rumah itu seakan tidak berarti setelah Hanis Saghara kembali menciptakan gol keduanya sekaligus gol penutup 7-1 bagi Indonesia dari umpan Iqbal. Dua gol yang dicetak Egy membawa ia menjadi top skor pada turnamen ini dengan mencetak delapan gol. Satu gol lebih banyak dari striker tuan rumah. (grd)