DIKAWAL KETAT - Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi (kedua kiri) dikawal ketat dua pemain Bali United pada lanjutan GO-JEK Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/9). Pertandingan tersebut berakhir imbang 0-0. (foto: Antara)

BANDUNG (Bisnis Jakarta) РBali United tampaknya belum mampu memutus rentetan tak terkalahkan Persib Bandung jika bermain di kandang. Pada laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (21/9) sore, Bali United pulang dengan satu poin setelah memaksa tuan rumah bermain imbang hingga 2 X 45 menit.  Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro mengucap syukur dengan hasil ini. Sebab, hasil tersebut sudah sesuai target yang diusung.

“Tadi memang berjalan alot kedua tim. Ini hasil realistis, kemarin saya bicara kalau Tuhan mengizinkan bisa berbagi poin atau tiga poin. Ternyata ini mungkin yang terbaik bagi kami dan mungkin bagi Persib. Apa pun hasilnya kami syukuri,” ujar Widodo usai pertandingan.

Pada laga tersebut, Bali United kesulitan mengembangkan permainan. Itu karena Maung Bandung bermain dengan pressing ketat. Para pemain Bali kesulitan menguasai bola.

“Ada taktik dan strategi, mungkin mereka bisa baca permainan kami dan patahkan serangan kami. Begitu bola di tengah mereka sudah pressing, itu jadi kesulitan bagi kami,” ucapnya.

Sementara itu, bek Bali United Hasyim Kipuw mengatakan hasil imbang itu patut disyukuri. Sebab, Bali United masih bisa bersaing di papan atas klasemen Liga 1.¬† “Saya mewakili pemain, saya bersyukur bisa mencuri poin di sini, walau hanya satu poin. Walau hanya satu poin tapi kami masih bisa bersaing di papan atas lagi,” ucap Kipuw.

Dengan hasil itu, Maung Bandung naik ke urutan kedelapan klasemen sementara Liga 1 dengan 34 poin. Selanjutnya, Serdadu Tridatu tetap bertengger di urutan kedua dengan 49 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Bhayangkara FC yang menempati posisi puncak. (grd)