Jelang Pilkada, Depok Dapat Pasokan 20.000 Blanko e-KTP

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Dari 49 ribu warga Kota Depok yang telah melakukan perekaman, tapi belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Kini 20 ribu di antaranya bakal memilikinya karena mendapat pasokan blangko dari pusat. Hal itu diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok Misbahul Munir yang juga diklaim sekaligus percepatan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, yang memiliki syarat warga diwajibkan memiliki e-KTP.

Menurutnya, Blanko tersebut rencananya langsung didistribusikan ke seluruh kelurahan yang ada di Kota Depok, secara merata ke 63 Kelurahan. Masing-masing kelurahan akan memperoleh 250 keping blanko e-KTP sesuai dengan jumlah warga yang telah melakukan perekaman.

“Tahap pertama tepatnya bulan Juli yang lalu Kota Depok sudah mendapatkan 65.000 keping blanko e-KTP, sekarang tahap yang kedua kita ada tambahan lagi sebanyak 20.000 keping, ” jelasnya.

Pihak menambahkan saat ini ketersediaan blanko e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)  mencukupi hingga 2018. Blanko tersebut akan dibagikan secara bertahap kepada setiap daerah di Indonesia sesuai yang dibutuhkan.

“Ketersediaan blanko di Kemendagri sudah siap,  tinggal bagaimana setiap daerah  mempercepat pencetakan e-KTP. Kadang itu yang menjadi persoalan,” jelasnya. (jif)