PENGUNGSI - Warga Karangasem yang mengungsi tidur di tempat pengungsian Banjar Kreteg, Desa Sibetan. Sejumlah warga Karangasem selain mengungsi ke lokasi yang jauh dari Gunung Agung juga mengungsi ke Bangli. (BP/dok)

MATARAM (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyatakan siap menampung pengungsi dari Provinsi Bali apabila terjadi letusan Gunung Agung. “Kami siap menyambut saudara-saudara kita dari Bali yang akan mengungsi akibat letusan Gunung Agung,” kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Senin.

Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi kemungkinan adanya pengungsi dari Pulau Bali ke Kota Mataram, mengingat kondiisi Gunung Agung, Karangasem, saat ini berstatus level IV awas. Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pengungsi akibat letusan Gunung Agung tersebut, pihaknya mengingatkan kepada semua masyarakat agar bisa menyambut para pengungsi seperti halnya tamu kehormatan.

Dengan menciptakan rasa aman, nyaman dan tenteram serta memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan mereka, sehingga para pengungsi akan terus mengingat Kota Mataram dan akhirnya akan datang kembali ke Mataram setelah kondisi mereka membaik. “Ingat, masyarakat jangan sampai mempertontonkan kondisi daerah yang tidak bersahabat,” katanya.

Apalagi, Kota Mataram selama ini terkenal karena dengan kondisi daerahnya yang kondusif, aman dan bersahabat bagi para pendatang. Martawang mengatakan, jika intensitas pengungsi sudah banyak, dalam menangani pengungsian nanti, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat, karena itu akan menjadi masalah bersama.

Ditanya apakah saat ini sudah ada warga Bali yang mengungsi ke Mataram, Martawang menduga, kemungkinan sudah ada namun sejauh ini memang belum terdata karena tidak ada laporan.

“Untuk itu, kami sudah meminta lurah dan camat melakukan pendataan terhadap pengungsi yang sudah ada di rumah keluargaya, untuk memudahkan penanganan,” katanya.

Di samping itu, pihaknya mengingatkan kepada lurah dan camat agar setiap pendatang yang merupakan pengungsi dari Pulau Bali, hendaknya segera dilaporkan. (grd/ant)