Perbankan di Bali Turunkan Bunga Kredit

DENPASAR (Bisnis Jakarta) – Bank Indonesia mengatakan perbankan di Bali sudah mulai menurunkan bunga kredit setelah bank sentral itu menurunkan kembali suku bunga acuan BI seven days reverse repo rate menjadi 4,25 persen. “Dengan penurunan ini, kebijakan BI dapat ditransmisikan ke suku bunga perbankan dengan efektif,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Senin.

Perbankan yang menurunkan suku bunga itu yakni perbankan yang berkantor pusat di Bali maupun kantor cabang. Bank sentral perwakilan di Bali itu mencatat rata-rata suku bunga kredit produktif dan konsumtif per Agustus 2017 mencapai 11,88 persen atau turun 0,03 persen dari Juli mencapai 11,91 persen.

Menurut Causa, meskipun penurunan tipis namun perbankan sudah mulai menyesuaikan bunga kredit setelah pihaknya menurunkan suku bunga acuan. Ia optimis dalam waktu beberapa bulan mendatang penurunan bunga kredit akan bertambah karena biasanya penurunan kredit terjadi dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Sepertinya perbankan di Bali sudah cepat merespons karena rata-rata tiga bulan baru menyesuaikan,” ucap Causa.

Pria yang akrab disapa CIK itu mengatakan secara teori patokan suku bunga kredit dapat dikatakan ideal apabila suku bunga kredit tercatat lima persen di atas suku bunga simpanan.

Selisih lima persen tersebut, merupakan biaya untuk risiko, marjin, pembayaran bunga kepada simpanan nasabah dan biaya operasional lainnya seperti tenaga kerja dan kertas. Sedangkan saat ini, lanjut dia, suku bunga simpanan deposito rata-rata perbankan umum mencapai 6,38 persen.

Suku bunga simpanan sendiri, diupayakan untuk tidak berada di bawah angka inflasi. “Artinya cukup ideal bunga kredit saat ini apabila melihat rata-rata bunga simpanan dan kredit,” ujar Causa.

Dengan adanya penurunan suku bunga kredit tersebut, CIK mengharapkan sektor riil juga dapat menyerap kesempatan tersebut. Sebelumnya pada Jumat (22/9) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan menurunkan kembali BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin dari 4,5 persen menjadi 4,25 persen, setelah pada bulan Agustus 2017 juga menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin. Total, bank sentral telah menurunkan tujuh kali suku bunga acuan tersebut sejak awal tahun 2016. (grd/ant)