DENPASAR (Bisnis Jakarta) – BNI menyalurkan bantuan bagi para pengungsi letusan Gunung Agung, Bali. Bantuan diberikan untuk meringankan beban para pengungsi pada masa tanggap darurat di beberapa titik lokasi pengungsian yang berada di wilayah Kabupaten Klungkung dan Karangasem, Bali.

Bantuan tanggap darurat tersebut diserahkan di Pusat Penanggulangan Bencana Tanah Ampo, Karangasem, Minggu (24/9) lalu. Bantuan diserahkan langsung oleh Pemimpin  BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Putu Bagus Kresna kepada Pemda Karangasem yang diterima oleh Bupati  IGA Mas Sumantri. Acara tersebut disaksikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonedia Luhut B. Pandjaitan. “Bantuan yang diserahkan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di lokasi pengungsian,” ujar Putu Bagus Kresna.

BNI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasional di Bali berkomitmen untuk dapat berkontribusi terhadap kegiatan sosial melalui program bina lingkungan yang dilaksanakannya. Program Bina Lingkungan BNI juga disalurkan untuk beberapa bidang, seperti Bencana Alam, Pendidikan & Pelatihan, Sarana Ibadah, Sarana Umum, Pelestarian Alam dan Pengentasan Kemiskinan. “Semoga bantuan tanggap darurat yang kami berikan dapat bermanfaat dan membantu warga di pengungsian,” ungkap Putu Bagus Kresna.

Nilai bantuan BNI kali ini mencapai Rp 200 juta. Jenis bantuan adalah kebutuhan pokok pengungsi dan kebutuhan dapur umum. Bantuan  BNI Tahap 1 didistribusi di Pusat Posko Bantuan Gedung Olah Raga Sewecapura Klungkung, diantaranya  mie instan,  bumbu dapur, perlengkapan mandi, beras, minyak sawit, garam, air mineral, dan minyak goreng.

Bantuan Tahap berikutnya diserahkan di Posko Penanggulangan Bencana di Tanah Ampo Karangasem yaitu tenda, kaos, handuk, tikar, air mineral, beras, dan goody bag. (son)