Data WNA, Disdukcapil Sisir Sekolah Internasional

TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Untuk mendata warga negara asing yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat menyisir sejumlah sekolah internasional yang mempekerjakan tenaga kerja asing.
Pendataan dimulai di wilayah Pondok Aren. Di lokasi, ada dua sekolah berstandar internasional, yakni Global International School Bintaro dan Jakarta Japanese School di Kelurahan Perigi Lama. “Dari pendataan, di Global International School Bintaro terdapat 31 guru asing yang berasal dari Canada, Australi, Inggris dan lainnya. Sementara untuk di sekolah jepang ada 78 guru mayoritas dari jepang,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Toto Sudarto.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku terhadap orang asing yang memiliki izin tinggal terbatas dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang pindah dalam wilayah NKRI wajib melaporkan rencana kepindahan kepada instansi pelaksana di daerah asal. “Pendataan WNA ini dilakukan bersama dengan tim gabungan yang berasal dari kepolisian, Koramil, Satpol PP, Imigrasi, Dinas Pendidikan dan instansi lain,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Bidang pendaftaran penduduk pada Disdukcapil Kota Tangsel, Heru Sudarmanto menambahkan pendataan ini untuk melakukan pembinaan, agar mereka tertib administrasi. Kewajiban mereka untuk membawa surat keterangan sementara. “Kami minta kepada pihak sekolah untuk melengkapi data secara tertulis jumlah pengajar dan murid asing yang ada disekolah tersebut,” pungkasnya. (nov)