DEPOK (Bisnis Jakarta) – Sebanyak 13 calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok hari ini menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok. Dari 13 nama tersebut, akan dipilih satu nama untuk ditetapkan menjadi Sekda Kota Depok pada awal November 2017 mendatang. Tak tanggung-tanggung sedikitnya 13 petugas RSUD Kota Depok to run langsung untuk memeriksakan kesehatan berupa Medical Check Up (MCU) para peserta seleksi rotasi/mutasi, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, sesuai dengan spesialisasi keilmuan bidangnya masing-masing.

Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri, mengatakan MCU kali ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jasmani dan rohani calon Sekda. Adapun tahapan tes kesehatan untuk menilai kondisi jasmani peserta meliputi, pengecekan tekanan darah (tensi), EKG, tes urine, rontgen, pemeriksaan umum fisik, pemeriksaan darah, dan tes narkoba.

 “Kami menurunkan petugas yang memang ahli di bidangnya seperti dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kesehatan jiwa, dokter radiologi, patologi klinis, perawat, analis, radiografer, psikiatri, dan petugas  pendaftaran yang bertugas hari ini,” ujar Asloe’ah, saat ditemui usai pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di RSUD Depok, Sawangan, Selasa (03/10).

Dirinya menambahkan selain pemeriksaan jasmani, peserta juga diperiksa rohaninya melalui tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) – 2. Dalam tes ini, peserta diharuskan menjawab sekitar 529 pertanyaan mendalam guna melihat kondisi kejiwaan dari para peserta seleksi.

“MMPI-2 ini sifatnya lebih mendalam dari MMPI-1 yang dilakukan tes psikologi oleh Universitas Indonesia (UI). MMPI-2 kami diawasi dan diperiksa hasilnya oleh dokter spesialis kesehatan jiwa,” katanya.

Wanita yang pernah menjabat sebagai Camat Cinere ini mengungkapkan dari hasil pemeriksaan Medical Check Up (MCU) hari ini, hasilnya akan diserahkan langsung ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kota Depok dan bersifat rahasia.

 “Hasil yang didapat hari ini seluruhnya akan kami serahkan pada BKPSDM, karena hasil MCU ini sifatnya privacy bagi pasien. Kami sebagai pihak yang memfasilitasi pemeriksaan MCU kesehatan secara umum,” tandasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri, mengatakan Setelah pemeriksaan MCU, tahapan selanjutnya yang harus diikuti peserta adalah tes penulisan makalah dan presentasi pada tanggal 9 Oktober yang akan datang. Kemudian peserta harus presentasikan hasil penulisan makalahnya di depan Panitia Seleksi (Pansel) pada tanggal 10 Oktober.

 “Tema yang diberikan akan kami umumkan hari itu juga, dan peserta tidak akan mendapat akses internet. Jadi benar-benar yang ditulis merupakan hasil pemikiran asli peserta,” jelasnya.

Setelah penulisan makalah dan presentasi, tambahnya, Pansel akan melakukan rapat untuk menentukan 3 calon nama Sekda yang akan diserahkan pada Wali Kota Depok. Lalu dengan kewenangannya Wali Kota Depok akan memilih Sekda berdasarkan persetujuan Gubernur Jawa Barat.

“Target kami pertengahan Oktober seluruh tahapan seleksi sudah selesai, sehingga awal November diharapkan sudah ada definitif nama untuk Sekda Kota Depok,” ungkapnya. (jif)