MERAK (Bisnis Jakarta) – PT ASDP Indonesia Ferry akan tetap mengupayakan agar pengguna jasa di Pelabuhan Merak mendapatkan pelayanan penyeberangan menyusul perhelatan puncak HUT TNI 5 Oktober yang akan digelar di Dermaga Indah Kiat, Banten yang berdekatan dengan dermaga Merak.

Dalam peringatan HUT TNI ke 72 yang akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tersebut, diperkirakan lebih dari 80.000 orang akan memadati lokasi acara, baik dari personil TNI maupun dari masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung perhelatan akbar tersebut.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (4/10) mengatakan, PT ASDP Cabang Merak telah mempersiapkan strategi pelayanan kepada pengguna jasa yang ingin menyeberang ke Bakauheni. Apalagi, saat ini juga bersandar kapal perang TNI AL dalam berbagai jenis.

Sesuai rapat koordinasi, kata Faik, untuk menjamin keamanan dan keselamatan dalam layanan penyeberangan ferry, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Provinsi Banten, Kementerian Perhubungan telah mengatur pola operasi pada pelayanan di Pelabuhan Merak menjelang dan saat puncak HUT TNI. Adapun lokasi perhelatan, antara Dermaga Indah Kiat dan Dermaga Ferry PT ASDP hanya berjarak kurang dari 1,2 kilometer.

Kendati telah dipersiapkan berbagai strategi pola operasi, lanjut Faik, pengguna jasa diimbau agar mengatur waktu perjalanannya jika ingin menyeberang dari dan ke Merak atau Bakauheni mengingat peringatan HUT TNI cukup berdampak pada aktivitas pelayanan Pelabuhan.

Pada hari Rabu (4/10) ini merupakan hari tenang, sehingga pelabuhan penyeberangan Merak masih tetap beroperasi normal. Pada 5 Oktober 2017, pelayanan Angkutan Penyeberangan di Dermaga VI Pelabuhan Merak akan ditutup pada pukul 01.30 WIB, selanjutnya akan digunakan tempat sandar bagi KRI Tanjung Nusanive pada pukul 02.00 sampai dengan 15.00 WIB. Sedangkan Dermaga III dan IV Pelabuhan Merak akan ditutup mulai pukul 05.00 sampai dengan 13.00 WIB. Dengan adanya penutupan ini maka kapal kapal yang beroperasi di Dermaga III, IV dan VI akan dikeluarkan dari jadwal lintasan.

“Ada pengaturan pola operasi. Jika besok terdapat pengguna jasa yang akan menyeberang, pelayanan akan diberikan di Dermaga I dan II dengan jumlah kapal beroperasi sebanyak 12 kapal. Ini sifatnya fleksibel jika memang terdapat muatan. Intinya, kami berupaya semaksimal mungkin untuk melayani penumpang reguler,” jelas GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni.

Terkait keseluruhan aktivitas HUT TNI, seluruh dermaga di Pelabuhan Merak akan mulai beroperasi kembali setelah selesai acara puncak yakni pada pukul 15.00 WIB. (son)