MOU - Kapolres Depok (kanan) lakukan MoU dengan Wali Kota Depok (kiri) dalam hal pelaksanaan rekruitment aktif terhadap calon peserta penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI) di Balaikota Depok.

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal pelaksanaan rekrutmen aktif terhadap calon peserta penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI). Dengan kerja sama itu, Kota Depok tahun ini mendapatkan kuota sebanyak 15-20 orang untuk menjadi anggota Polri. Kerja sama bertujuan untuk memperoleh SDM Polri yang berkualitas dalam bidang fisik, psikis, dan intelektual.

“Banyak kerja sama yang nantinya akan terjalin antara Polresta Depok dan Pemkot Depok, salah satunya terkait rekrutmen putra terbaik Depok yang akan dipilih untuk mengikuti seleksi anggota Polri ini,” ujar Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) Polresta Depok, Kompol Haryati, kepada wartawan.

Sosialisasi ke beberapa sekolah sudah dilakukan sejak bulan September. Adapun beberapa hal yang akan diuji antara lain kesehatan, jasmani, psikologi dan akademik. Untuk akademik sendiri, kata dia, pihaknya melibatkan Universitas Gunadarma Depok untuk tes CAT dengan sistem komputerisasi.

“Adapun kuota untuk Kota Depok sendiri adalah sebanyak 15 sampai 20 orang, itu untuk tahun ini. Untuk setiap tahunnya kemungkinan akan bertambah. Mereka yang terpilih akan mengikuti serangkaian kegiatan untuk persiapan pembukaan pendaftaran anggota sekitar bulan Maret dan April 2018. Mudah-mudahan calon taruna yang terpilih memenuhi kualifikasi dan memiliki potensi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok Lienda Ratna Nurdiany mengatakan, pihaknya mendukung penuh semua kebijakan yang telah ditetapkan Polri. Dirinya juga mengaku, Pemkot Depok siap bersinergi untuk menyukseskan kegiatan pra pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

“Kita mendukung, semua kebijakan Polri yang diturunkan ke Polda lalu ke Polres. Diharapkan, pelajar di Kota Depok yang terpilih mampu mengikuti seleksi sampai tahap akhir,” pungkasnya. (jif)