KRL Lintas Bekasi-Cikarang Beroperasi Mulai 8 Oktober

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulmafendi mengatakan, prasarana commuter line (KRL) lintas Bekasi-Cikarang saat ini sudah selesai. Dengan demikian, KRL tujuan Cikarang sudah bisa beroperasi mulai 8 Oktober mendatang. “Sebelum dioperasikan akan diresmikan perpanjangan (7 Oktober) oleh Pak Menteri (Budi Karya Sumadi). Setelah itu (8 Oktober) baru dioperasikan,” kata Zulmafendi di Jakarta, Kamis (5/10).

Zulmafendi mengatakan, saat ini prasarana seperti gate (pintu masuk) hingga papan arah penumpang sudah siap dan ada di setiap stasiun dan sudah siap digunakan sepenuhnya.

Sebelumnya, Humas Ditjen Perkeretaapian, Joice mengatakan, berdasarkan uji coba dan peninjauan seluruh fasilitas, stasiun Tambun dan stasiun Cikarang dinyatakan belum siap sepenuhnya untuk dioperasikan. Hal tersebut berdasarkan pertimbangan aspek keselamatan dan pelayanan. “Berdasarkan uji coba dan peninjauan seluruh fasilitas stasiun-stasiun yang akan dilintasi oleh KRL lintas Bekasi-Cikarang ini, diperoleh hasil bahwa stasiun Tambun dan stasiun Cikarang memang belum siap sepenuhnya untuk dioperasikan,” ujar Joice.

Beberapa hal yang sedang disiapkan untuk fasilitas penunjang pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang antara lain sound/CCTV, safety line, papan informasi serta pengaturan dan pemisahan alur keluar masuk penumpang di dua stasiun tersebut.

Selain itu, sterilisasi stasiun juga menjadi salah satu pertimbangan diundurnya pengoperasian lintas Bekasi-Cikarang, karena dua stasiun tersebut memang belum sepenuhnya dimodernisasi. “Apabila hal-hal tersebut di atas sudah dapat ditangani, KRL lintas Bekasi-Cikarang dipastikan dapat segera beroperasi pada awal bulan Oktober 2017,” jelas Joice. (son)