Peroleh ASK, Investor di Depok Diklaim Bakal Meningkat

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok optimis investasi di Kota Depok seiring meningkatnya masyarakat sadar hukum. Hal tersebut akan membuat semangat para investor untuk menanamkan modalnya di sejumlah daerah di Kota Depok, karena dinilai aman.
“Sudah lumrah, bila para investor menanamkan modalnya di daerah yang mendukung perkembangan bisnisnya. Misalkan wilayahnya aman, lingkungan sosialnya bagus. Dengan masyarakat yang sadar hukum, saya optimis ini bisa menarik minat para investor,” kata Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, di Balai Kota, Jumat (06/07).
Menurut Pradi, diraihnya Penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan (ASK) merupakan modal yang bagus untuk pemerataan nilai investasi. Pemkot Depok berjanji, untuk terus mendorong masing-masing kelurahan memenuhi kritera anugerah ASK. Di  antaranya dengan melakukan sejumlah kajian-kajian dan membenahi aspek-aspek yang masih kurang.
“Karena sebetulnya, kelurahan yang belum mendapatkan Penghargaan ASK kalau dilihat secara nilai juga bisa dikatakan mendekati. Misalkan, ada yang bagus di peningkatan pajaknya, tapi soal pernikahan di bawah umurnya masih cukup tinggi. Atau bagus di aspek pendidikan, tapi masih termasuk zona bahaya narkoba. Yah, memang beragam,” sambungnya.
Pradi menambahkan, optimisme  didukung dengan strategi pemangkasan waktu pengurusan perizinan yang semuanya diintegrasikan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok. Dengan demikian, dalam mengurus syarat-syarat perizinan usaha, selain transparan dan akuntabel, juga akan lebih efisien.
“Hasilnya terlihat dari peningkatan jumlah infrastruktur publik, sektor properti, usaha jasa dan kuliner. Banyak bermunculan sejumlah industri kreatif dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berimbas pada pendapatan daerah kita,” jelasnya. (jif)