Polygon Diekspor  ke 33 Negara

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Era disruptif pada pasar global saat ini menuntut perusahaan untuk terus mengembangkan lini bisnis-nya dengan mempertimbangkan perilaku konsumen yang dinamis dan pergerakan kompetitor di range produk yang sama, sehingga perusahaan tetap bertahan di tengah ancaman kompetitor sejenis, terutama untuk bersaing di pasar global.

Salah satu pelaku bisnis sepeda, Polygon Bikes, menyadari tuntutan tersebut dengan melakukan berbagai upaya strategis sebagai bentuk konsistensi merambah pasar global. “Sejak tahun 1989, Polygon memiliki target untuk menjadi merek sepeda yang berkualitas global dan bersaing di pasar internasional, dan perjalanan sampai dengan saat ini kami telah hadir dan terdistribusi di 33 negara di dunia dan terus melebarkan sayap ke kawasan lain di seluruh dunia” tegas Devina Susilo selaku Head Of Global Marketing Communications Polygon di Jakarta, Minggu (8/10).

Inovasi, otentik dan kualitas adalah core value utama Polygon Bikes untuk mengakomodasi dan memenuhi tuntutan pasar sekaligus sebagai dedikasi untuk mengembangkan industri sepeda secara global. Salah satu inovasi teknologi yang dihasilkan Polygon dan diakui dunia adalah Floating Suspension System yg lahir 2012 yang hingga kini masuk pada generasi ke-3.

Teknologi ini diakui oleh media Jerman “World of MTB” sebagai teknologi yang otentik & menyumbang inovasi teknologi MTB dunia. Sedangkan yang terbaru pada tahun 2017, Polygon berkolaborasi dengan Naild dengan visi untuk memberikan pengalaman bersepeda dengan paradigma baru yang tidak pernah diluncurkan sebelumnya oleh pelaku industri sepeda manapun, dengan menghadirkan seri Xquarone EX yang dilengkapi oleh inovasi desain suspensi terbaru yang diklaim sebagai pelopor di Indonesia dan dunia.

Upaya strategis lainnya yang juga dilakukan adalah konsisten mengikuti pameran dan festival sepeda berskala internasional untuk memperluas distribusi dan memperkenalkan brand Polygon di pasar global. Tercatat pada tahun ini, Polygon sukses mengikuti Taipei Cycle Show pada bulan Maret 2017, Sea Otter pada April 2017, Eurobike pada September 2017, dan pada Oktober ini Polygon kembali mengikuti festival sepeda internasional dengan berpartisipasi dalam Outerbike. Festival sepeda yang diadakan pada 6-8 Oktober mendatang ini, merupakan keikutsertaan Polygon untuk pertama kalinya.

Upaya ini dilakukan Polygon untuk membuktikan kepada para antusias sepeda dunia bahwa kualitas dan desain Polygon Bikes ini memiliki keunggulan yang mumpuni, otentik dan mampu bersaing di pasar global.

Polygon menjadi salah satu dari 91 brand dari seluruh dunia yang berpartisipasi pada Outerbike. Festival yang diadakan di Moab-Utah, Amerika Serikat ini tidak hanya dikunjungi oleh pengunjung dari seluruh dunia saja. Dalam festival sepeda pengunjung tidak hanya melihat tampilan fisik dan spesifikasi produk saja, namun diajak secara langsung untuk mencoba ketangguhan sepeda gunung dari berbagai macam brand. “Dengan mengikuti festival ini, harapannya tidak hanya dapat memperkenalkan produk terbaru kami, tapi calon konsumen dapat merasakan performa sepeda Polygon secara langsung dan harapannya experience yang mereka rasakan saat mencoba produk kami secara langsung memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda mereka selanjutnya. Konsep ini merupakan salah satu strategi community mengagement Polygon ” tambah Devina Susilo. (son)