NICOSIA (Bisnis Jakarta) – Pemuncak klasemen Liga Jerman Borussia Dortmund menghadapi perjuangan berat untuk dapat lolos ke fase gugur Liga Champions setelah mereka secara tidak terduga ditahan imbang 1-1 oleh Apoel Nicosia pada Selasa, yang membuat mereka harus menghuni peringkat ketiga di Grup H.

Pasukan Peter Bosz diharapkan dapat dengan mudah mengatasi klub Siprus itu namun mereka kini berada dalam bahaya tersingkir di fase grup, sebab mereka sama sekali belum mencatatkan kemenangan di grup, di mana Real Madrid dan Tottenham memimpin klasemen dengan masing-masing mengoleksi tujuh poin.

Pertandingan yang berlangsung kurang menarik mulai hidup pada menit ke-60 ketika Apoel membuka keunggulan melalui pemain pengganti Mickael Pote menyusul kesalahan kiper. Tembakan Sokratis Papastathopoulos membuat Dortmund dapat menyamakan kedudukan lima menit kemudian, namun mereka tidak mampu untuk kembali mengemas gol.

Bersama Apoel, mereka masing-masing mengoleksi satu poin di Grup H. Apoel membuka gol pada menit ke-61 ketika Pote mengambil keuntungan dari keroposnya pertahanan, mengecoh Roman Burki yang mengawal gawang Dortmund setelah sang kiper hanya dapat menepis sepakan Lorenzo Ebecilio dari sisi kanan.

Dortmund menyamakan kedudukan ketika umpan silang Mario Goetze dapat disundul Papastathopoulos setelah bek Yunani itu tetap bertahan di depan menyusul situasi tendangan sudut.

Hal ini kelihatannya membangunkan tim Jerman itu dari kelengahan mereka dan semenit kemudian, sepakan Shinji Kagawa dari tepi kotak penalti ditepis ke mistar gawang oleh kiper pengganti Raul Gudino.

Dortmund nyaris mampu mengamankan kemenangan pada fase akhir pertandingan namun sundulan Pierre-Emerick Aubameyang dibelokkan ke tiang gawang oleh Gudino sebelum Goetze menyambar bola pantul yang melambung keluar melalui sepakan terakhir di laga ini. (grd/ant)