MADRID (Bisnis Jakarta) – Kiper Totenham Hotspur Hugo Lloris melakukan serangkaian penyelamatan bagus pada babak kedua untuk membawa timnya bermain imbang 1-1 dengan juara bertahan Liga Champions Real Madrid pada Selasa, yang membuat kedua tim itu sama-sama mengoleksi tujuh poin di puncak klasemen Grup H.

Tottenham mencetak gol untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka ke gawang juara Eropa 12 kali itu ketika Serge Aurier mengirimkan umpan silang yang tertuju ke Harry Kane, dan bek Raphael Varane secara tidak sengaja mengarahkan bola masuk ke gawangnya sendiri dengan tumitnya pada menit ke-28.

Bagaimanapun, Aurier mengecewakan timnya beberapa saat sebelum turun minum, saat ia melanggar Toni Kroos di kotak terlarang. Ronaldo mencetak gol dari titik putih pada menit ke-43 setelah mengecoh Lloris. Itu merupakan gol kelimanya di Liga Champions musim ini dan ia bergabung dengan penyerang Spurs Harry Kane dalam peringkat teratas daftar pencetak gol kompetisi itu.

Real tampil dominan pada kedua babak namun gagal meraih kemenangan beruntun ketiga di Liga Champions karena aksi heroik kapten Lloris, yang melakukan penyelamatan paling gemilangnya dengan merentangkan kaki untuk memblok sundulan kompatriotnya Karim Benzema.

“Satu poin di Bernabeu, Anda akan membawanya setiap hari dalam sepekan. Ini memperlihatkan seberapa jauh kami telah melaju sebagai tim,” kata Kane kepada para pewarta.

“Kami gembira. Tentu saja mereka akan memiliki sejumlah peluang namun kami bermain baik dan menyulitkan mereka. Ini memberi posisi yang hebat kepada kami dan kami akan kembali bermain melawan mereka dua pekan lagi. Ini memperlihatkan kami dapat mengatasinya di level ini dan itulah yang penting.” Kiper Real Navas menambahi, “Kami nyaris menyelesaikan pekerjaan namun kami tidak boleh puas pada akhirnya. Kami berusaha untuk menang selama pertandingan namun kami memiliki tim hebat di depan kami dan ada banyak peluang bagi kedua tim.” Manajer Tottenham Mauricio Pochettino menduetkan Fernando Llorente dan Kane di depan untuk pertama kalinya musim ini untuk menggaris bawahi kekuatan tim intinya, meski timnya lebih memilih bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik pada sebagian besar jalannya pertandingan.

Real mendemonstrasikan kekuatan serangan mereka sejak awal yakni pada menit keempat, ketika Marcelo menyodorkan bola kepada pemain 18 tahun Achraf Hakimi yang mengirimkan umpan silang kepada Ronaldo, namun tandukannya masih mengenai tiang dekat sedangkan upaya Benzema menyambar bola pantul melebar.

Tottenham nyaris mencetak gol di sisi lain lapangan ketika tendangan sudut Christian Eriksen tertuju kepada Kane dan Keylor Navas dipaksa menepis bola ke mistar gawang, sedangkan tim tamu juga memiliki permohonan penalti yang ditolak wasit ketika Casemiro mengganjal pergelangan kaki Llorente.

Real menyia-nyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum penalti Ronaldo dan semakin intens menggempur area pertahanan setelah turun minum, namun berulang kali upaya mereka digagalkan Lloris, yang juga melakukan penyelamatan terhadap peluang milik Ronaldo dan Isco selain kesuksesannya menggagalkan peluang Benzema.

Spurs melakukan pendekatan yang konservatif pada babak kedua namun memiliki dua peluang bagus dalam rentang waktu tiga menit di mana upaya Kane dan Eriksen digagalkan Navas, dan 4.000 penggemar mereka yang melakukan perjalanan tandang begitu gembira ketika peluit panjang berbunyi. (grd/ant)