TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Siapa sangka jika limbah bekas bisa menjadi komoditi yang menghasilkan nilai ekonomis. Hal ini dibuktikan oleh sejumlah pemuda asal Gang Guan, kampung Setu, Kelurahan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka berhasil menyulap limbah-limbah bekas yang ada di sekitarnya untuk menjadi barang yang dinamakan TongKu. “Awalnya terpikir karena kita dekat dari kawasan Pergudangan Taman Tekno dan banyaknya limbah terus muncul ide membuat TongKu ini,” ungkap pencetus Tongku, Syahrul.

Dengan memberdayakan anak muda sekitar, Syahrul membuat usaha pengolahan tong bekas menjadi satu set bangku dan meja cantik yang biasa digunakan di cafe atau di ruang-ruang tunggu sebuah kantor. “Kita awalnya mengolah dari tong bekas , kemudian kita pola pakai mesin, dihaluskan dan kita cat sampai 3 lapis sesuai pesanan konsumen,” imbuhnya.

Syahrul menambahkan, untuk membuat satu set Tongku tersebut  memakan waktu sekitar dua Minggu pengerjaan hingga siap untuk digunakan.  “Satu set Tongku dipatok mulai dari harga Rp2 Juta sampai Rp2,7 Juta. Tergantung dengan spesifikasi dan tingkat kesulitan pengerjaan pesanannya tersebut,” pungkasnya.  (nov)