DEPOK (Bisnis Jakarta) – Memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober, seluruh anggota Polresta Depok terlihat ada yang berbeda dengan mengenakan peci. Salah satunya anggota Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Depok. Senin (23/10) para anggota Satlans mengatur jalan, bisanya menggunKan atribut kepolisian yang lengkap, kali ini mengatur jalan dengan menggunakan peci.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan, penggunaan peci merupakan salah satu upaya Polresta Depok dalam mengenang jasa para santri pada masa zaman penjajahan berperan ikut membangun kemerdekaan. Baru ditetapkan beberapa tahun berikut ini memperingati Hari Santri, polisi juga ikut dalam memperingatinya dengan berpeci.

 “Semua jajaran anggota menggunakan peci sebagai bentuk ikut memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober ini. Selama satu hari Polantas melakukan pengaturan lalu lintas peci tetap dipakai,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, pemakaian peci juga menjadi salah satu dukungan aparat Polresta Depok dalam mendukung visi Kota Depok, yakni Unggul, Nyaman, dan Religius. Sehingga nantinya tidak hanya di Hari Santri saja, melainkan juga di hari-hari keagamaan lainnya memakai atribut yang sama.

 “Hal ini dilakukan juga mewujudkan visi Kota Depok. Kami berharap tidak hanya kami yang mendukung visi Kota Depok dalam segi religius, melainkan warga juga melakukan hal serupa,” turunya.

Dirinya menambahkan, saat ini polisi sudah dapat lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga kapan saja polisi khususnya Satlantas siap ada untuk masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas.

 “Diharapkan setelah ditetapkan resmi oleh pemerintah memperingati Hari Santri supaya masyarakat dapat mengingat jasa-jasa santri terdahulu dalam membangun kemerdekaan,” katanya. (jif)