DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengaku sangat mengapresiasi pihak Universitas Indonesia (UI) dan tim yang mendukung program Depok Smart City, bersama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI serta United States Agency International Development (USAID) menggagas program SMART CITY atau Scientific Modeling, Application, Research, and Training for City-centered Innovation and Technology.

 “Terima kasih kepada UI dan lainnya yang sudah berkolaborasi dan bersinergi dalam melakukan riset pengembangan program smart city, ini mampu menambah motivasi kami dalam meningkatkan program tersebut di Kota Depok,” tutur PJ Sekretaris Daerah Kota Depok Widyati Riyandani saat menghadiri peluncuran dan sosialisasi Smart City di Ruang Apung Perpustakaan Pusat Kampus UI Depok.

Dalam hal ini kegiatan yang mengkombinasikan pemodelan, penerapan, penelitian, dan pelatihan ilmiah untuk inovasi dan teknologi untuk perkotaan tersebut untuk meningkatkan jumlah Doktor, baik kualitas maupun kuantitas yang dihasilkan .Sejumlah fokus penelitian pada program SMART CITY diantaranya Energi dan Lingkungan, Infrastruktur serta Kualitas Hidup Masyarakat Perkotaan.

“Hasil riset mereka nantinya mudah-mudahan dapat dikembangkan dan menjadi kontribusi untuk Pemerintah Kota Depok dalam pengembangan Smart City,” tambah Widyati.

Sementara itu, Rektor UI Muhammad Anis menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya bekerjasama dengan lima universitas dalam negri. Adapun diantaranya Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, Universitas Sriwijaya dan Universitas Teknologi Sumbawa.

Selain itu pihaknya juga melibatkan tiga universitas mitra dari Amerika Serikat yaitu University of Florida, University of Illinois at Urbana-Champaign, danSavannah State University. “Semoga apa yang kami lakukan dengan berbagai universitas ini dapat memberikan dampak baik untuk di Kota Depok,” kata Muhammad Anis. (jif)