DEPOK (Bisnis Jakarta) – Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok disambangi rombongan tamu asing yang terdiri dari EWHA Womans University Seoul, Korea Selatan dan World Bank. Alasannya, Kota Depok dinilai sudah memiliki pelayanan kependudukan yang baik dan cepat oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut perwakilan dari EWHA University, Prof Minah Kang mengatakan, tujuan kunjungan timnya ke Disdukcapil guna melakukan studi mengenai sistem pelayanan kependudukan yang ada di Kota Depok.“Kita ke sini karena berdasarkan rekomendasi dari Kemendagri,” usai melakukan kunjungan ke Disdukcapil Kota Depok.

Minah menilai sistem perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dengan pemindaian retina (iris scanner) dan program CERIA (Cepat, Efisien, Responsif, Integrasi, dan Akuntabilitas) yang diterapkan suatu terobosan baik. “Pelayanan dengan sistem 3 in 1, melalui program CERIA adalah suatu inisiatif yang luar biasa. Dengan terobosan tersebut, pelayanan semakin lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Sementara, perwakilan dari World Bank Lene Muliati juga ikut mengapresiasi sistem pelayanan kependudukan di Kota Depok. Menurutnya, Disdukcapil telah melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita tadi sudah mempelajari berbagai terobosan yang sudah dilakukan, salah satunya Kartu Identitas Anak (KIA). KIA ini merupakan suatu hal yang baru yang belum diterapkan di banyak negara,” ungkapnya. (jif)