JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Dua tim teratas, PSM Makassar dan Bhayangkara FC terancam gagal ke Liga Asia, lantaran gagal mengantongi lisensi AFC. Hingga saat ini, baru dipastikan tiga tim yang telah mengantongi lisensi tersebut, yakni Persib Bandung, Arema FC dan Bali United. Jika kondisi ini tak berubah hingga musim berakhir, posisi kedua tim tersebut akan digantikan tim lainnya yang berada di bawahnya untuk berlaga di babak play off Liga Champions Asia maupun Piala AFC musim depan.

Musim depan Indonesia mendapat tiga slot ke kompetisi level Asia yakni satu tampil di babak play off Liga Champions Asia dan dua di Piala AFC 2018. Penentuan jatah klub berdasarkan peringkat klasemen akhir seluruh peserta kompetisi di masing-masing negara. Namun, hanya klub yang memiliki lisensi AFC yang bisa tampil. Dalam aturan AFC, mereka akan melihat posisi klub yang berada pada peringkat 1 sampai 9. Posisi teratas akan menjadi prioritas dengan syarat pemenuhan lisensi AFC.

Jadi, jika klub juara liga tidak memiliki lisensi AFC, maka jatah play off Liga Champions akan diberikan kepada klub yang berada di peringkat berikutnya yang telah memiliki lisensi AFC. Demikian juga untuk penetapan jatah tiket Piala AFC. AFC memberikan deadline hingga 22 November mendatang.

“Untuk pendaftaran kita masih menunggu sampai kompetisi berakhir. AFC memberikan deadline hingga 22 November dan kita akan daftarkan klub sebelum deadline itu,” ungkap Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dari rilis resminya.

Menyikapi kondisi ini, pihak PSM berencana melakukan banding dan akan melengkapi kekurangan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan lisensi AFC. (grd)