CEO Bali United Yabes Tanuri

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Bali United akhirnya menjadi klub ketiga setelah Persib Bandung dan Arema FC yang mendapatkan Lisensi AFC. “Bali United telah resmi mengantongi lisensi klub profesional dengan standar AFC,” demikian bunyi pernyataan klub dalam laman resminya. Dengan kepastian memiliki lisensi AFC ini, Bali United kini menatap Liga Asia di mana Indonesia mendapatkan tiga slot yakni play off Liga Champhions Asia untuk juara dan Piala AFC untuk posisi kedua dan ketiga.

Meski dinyatakan telah mengantongi lisensi AFC, ada sejumlah persyaratan yang belum dilengkapi Bali United terkait pelaksanaan proses verifikasi. Untuk itu, PSSI memberikan tenggat waktu selama tiga bulan bagi Serdadi Tridatu untuk melengkapi persyaratan.

CEO Bali United Yabes Tanuri menyatakan, pihaknya akan berjuang untuk memenuhi aspek persyaratan yang belum dilengkapi. “Ya, Bali United sudah resmi mendapatkan lisensi AFC walaupun masih ada sedikit kekurangan yang harus kami lengkapi. Namun kami yakin akan segera melengkapi kekurangan tersebut sebelum waktu tenggang yang ditentukan. Ini semua hasil kerja keras semua pihak di klub ini,” ujar Yabes seperti dikutip dari laman resmi klub.

Ia mengaku , kepastian Lisensi AFC ini membuatnya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, Bali United akan lebih tenang dalam perburuan gelar juara Liga 1 musim ini. “Tapi terlepas dari itu, saat ini kami fokus di tiga pertandingan sisa di Liga 1,” ujar Yabes.

Kini, Bali United masih menyisakan 3 laga sisa di penghujung musim Liga 1. Irfan Bachdim dan kawan-kawan masih harus memenangi laga melawan Sriwijaya FC, PSM Makassar, dan Persegres Gresik United, jika ingin mencatat sejarah perdana sebagai juara Liga 1.

Seperti diketahui, musim depan Indonesia mendapat satu jatah klub tampil di babak play off Liga Champions Asia dan dua di Piala AFC 2018. Penentuan jatah klub berdasarkan peringkat klasemen akhir seluruh peserta kompetisi di masing-masing negara.

Namun, hanya klub yang memiliki lisensi AFC yang bisa tampil. Dalam aturan AFC, mereka akan melihat posisi klub yang berada pada peringkat 1 sampai 9. Posisi teratas akan menjadi prioritas dengan syarat pemenuhan lisensi AFC.

Jadi, jika klub juara liga tidak memiliki lisensi AFC, maka jatah play off Liga Champions akan diberikan kepada klub yang berada di peringkat berikutnya yang telah memiliki lisensi AFC. Demikian juga untuk penetapan jatah tiket Piala AFC. AFC memberikan deadline hingga 22 November mendatang.

 “Untuk pendaftaran kita masih menunggu sampai kompetisi berakhir. AFC memberikan deadline hingga 22 November dan kita akan daftarkan klub sebelum deadline itu,” ungkap Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dari rilis resminya. (grd)